Berita

Diskusi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bertajuk "Digitalisasi Pemilu 2024: Menuju Penguatan Demokrasi"/Net

Politik

Soal Digitalisasi Pemilu 2024, Netgrit Ingatkan KPU Siapkan SDM di Daerah Agar Tak Gaptek

KAMIS, 20 OKTOBER 2022 | 13:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemanfataan teknologi informasi dalam pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 yang berupa digitalisasi teknis tahapan hingga sistem informasi, diharapkan didukung oleh kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang tak gagap teknologi alias gaptek.

Harapan tersebut disampaikan Peneliti Senior Netgrit, Hadar Nafis Gumay, dalam diskusi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bertajuk "Digitalisasi Pemilu 2024: Menuju Penguatan Demokrasi", yang digelar virtual, Kamis (20/10).

"Kalau kita menggunakan teknologi, kita harus lampaui situasi itu, harus kita selesaikan itu. Jadi di manapun penggunaan (TI) itu persiapan menjadi sangat penting," ujar Hadar.


Mantan Anggota KPU RI periode 2012-2017 ini menjelaskan, satu hal terpenting dalam pemanfaatan teknologi informasi dalam pelaksanaan tahapan pemilu adalah memastikan SDM yang melaksanakan kerja-kerja IT memang ahli.

"Salah satu yang harus dipersiakan, teruama dari para SDM itu sendiri yang akan menerapkannya, itu jangan gaptek," tuturnya.

Oleh karena itu, Hadar menekankan bahwa dalam mempersiapakan transformasi pelaksanaan pemilu yang lebih modern dengan pemanfataan TI tidak melulu persoalan akses dan literasi masyarakat terhadap TI itu sendiri.

Pasalnya, publik memerlukan kebenaran data yang disampaikan melalui sistem infromasi yang dibuat KPU, dan itu tergantung pada kesiapan SDM penyelenggara pemilu.

"Kalau kita memang tidak menyiapkan teknologi yang memang tepat, yang dibutuhkan, sistim yang siap, atau bahkan semuanya sudah siap tapi kalau SDM-nya juga belum siap dalam menggunakannya (itu) bisa menciptakan akurasi yang tidak cukup tinggi atau cukup baik," demikian Hadar menambahkan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya