Berita

Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Sunanto/Net

Politik

Kenang Sabam Sirait, Ketum Pemuda Muhammadiyah: Mendiang Layak Didaulat jadi Pahlawan Nasional

RABU, 19 OKTOBER 2022 | 22:13 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Momen mengenang politisi senior PDI Perjuangan, Sabam Sirait digelar Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) bersama sejumlah tokoh gerakan pemuda lainnya. Salah satu poin yang digagas adalah mendaulat Sabam Sirait menjadi pahlawan nasional.

Gagasan tersebut muncul dari Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Sunanto, yang turut hadir dalam acara bertajuk "In Memoriam: Sabam Sirait di Mata Pemuda" yang digelar virtual pada Selasa malam (18/10).

Sunanto memandang, sosok Sabam Sirait adalah politisi yang bermetamorfosis menjadi seorang negarawan, sehingga layak didaulat menjadi pahlawan nasional.


Menurut Sunanto, Sabam adalah bagian dari garda terdepan dalam menjaga bangsa Indonesia, menjadi satu kesatuan dan keutuhan.

"Saya kira itu adalah spiritnya bahwa Bang Sabam adalah politisi yang memperjuangkan pluralisme, gotong royong, kemanusiaan universal, serta demokrasi persatuan dalam keberagaman, tentu dalam bingkai Pancasila," ujarnya dalam keterangan tertulisnya Rabu (19/10).

"Bang Sabam adalah seorang tokoh politik yang bermetamorfosis menjadi seorang negarawan," sambung pria yang karib disapa Cak Nanto tersebut.

Pendapat serupa disampaikan pembicara lainnya, yakni Ketua Umum Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma, yang di matanya Sabam Sirait seperti halnya politisi-politisi senior, suaranya cukup berat, berkarisma, berwibawa. Tetapi juga ada candaan ala politisi senior yang selalu bisa dilihat pada sosok Gus Dur dan tokoh-tokoh lain, seperti KH Hasyim Asy`ari.

"Bukti nyata bahwa politik menjadi jalan pengabdian beliau," tuturnya.

Dia mengatakan, tidak banyak politisi hari ini yang mampu bertahan dengan era atau masa dari zaman Orde Lama hingga sekarang, tetapi cukup eksis dan kontributif terhadap pemikiran.

"Baik pada saat beliau lantang bersuara secara verbal atau melalui tulisan dan pandangan-pandangan di dalam media massa. Dengan suara khasnya beliau yang cukup berat dan singkat padat. Politik ini, beliau menggunakannya sebagai sesuatu yang suci," demikian Stefanus menambahkan.

Sabam Gunung Panangian Sirait atau lebih dikenal dengan Sabam Sirait adalah sosok politikus ulung dan senior yang pernah ada di Indonesia.

Lahir pada 13 Oktober 1936 di Tanjung Balai, Sumatera Utara, Sabam meninggal dunia pada 29 September 2021 di Rumah Sakit Siloam Lippo Village.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya