Berita

Ketua Bappilu Partai Nasdem Prananda Surya Paloh/Net

Politik

Pelopor Cetak Pemimpin Diminati Rakyat, Prananda Paloh: Bukti Komitmen Nasdem

SELASA, 18 OKTOBER 2022 | 00:09 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komitmen dan konsistensi dalam menciptakan calon pemimpin yang diminati rakyat telah dibuktikan oleh Partai Nasdem. Indikasinya, sejumlah kepala daerah yang muncul dari Nasdem dinilai memiliki kapabilitas dan integritas tinggi dalam membangun bangsa.

Kebanggaan tersebut disampaikan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Nasdem Prananda Surya Paloh dalam acara Nasdem Memanggil, Nasdem Tower, Jalan Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin (17/10).

"Selain sebagai partai modern, bolehlah kami membanggakan diri sebagai partai pelopor. Apa yang saya maksud, apa yang kami maksud dengan partai pelopor? pada 2014 lalu sejarah menyatakan siapa yang mendukung bapak presiden duluan, yaitu adalah Partai Nasdem,” kata Prananda.


"Begitu juga pada Pemilu 2019 lalu,tanpa  berpikir  panjang calon presiden siapa yang kita pilih pertama, yaitu Bapak Jokowi lagi,” imbuhnya.

Selain pemilihan presiden yang dua kali moncer diraih Nasdem, Prananda juga mengurai Partai Nasdem berhasil mengusung tokoh kepala daerah yang diminati rakyat.

Hal itu, kata Prananda, dikarenakan Nasdem tidak meminta mahar politik untuk maju sebagai calon pemimpin daerah.

"Fenomena ini berlanjut pada tingkatan Pilkada, terdapat mungkin beberapa kepala daerah yang di atas kepala  saya. Tentu di Jawa barat ada yang namanya Bung Ridwan Kamil, Nasdem adalah yang pertama mendeklarasikan dan mendukung tanpa syarat,” katanya.

“Kedua ada juga ibu Khofifah di Jawa Timur, ketiga ada juga Gubernur DKI Jakarta Bapak Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok,” tambahnya.

Untuk Pilpres 2024 mendatang, Prananda mengatakan komitmen untuk mencari sosok terbaik untuk Indonesia kembali diikhtiarkan Nasdem pertama kalinya dengan mengusung Anies Baswedan yang dianggap memiliki ide dan gagasan yang baik bagi negeri.

"Tetapi sekarang karena kita konsisten dengan apa yang kita percayai itu tanpa ragu-ragu kita mencalonkan presiden pertama 2024 ini bapak Anies Baswedan. Ya memang semboyannya The best, why not? itu  memang Anies Baswedan,” ujarnya.

Prananda menambahkan, politik tanpa mahar yang digadang-gadang partainya, menjadi komitmen Nasdem membangun bangsa Indonesia lewat tokoh atau figur yang memiliki integritas tinggi.

"Maka dalam perjalanan ini kita selalu mengedepankan politik tanpa mahatr, bukan mahar yang kami minta,tapi ide dan gagasan,” ucapnya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya