Berita

Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E/Ist

Hukum

Bharada E Berdoa Usai Disuruh Ferdy Sambo Tembak Yosua Hutabarat

SENIN, 17 OKTOBER 2022 | 14:15 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebelum mengeksekusi Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E ternyata sempat berdoa untuk meneguhkan kehendak perintah dari atasannya, Ferdy Sambo.

Hal itu diungkapkan langsung oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang perdana dengan agenda pembacaan surat dakwaan untuk terdakwa Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin siang (17/10).

Peristiwa berdoa oleh Bharada E itu terjadi di rumah dinas Duren Tiga Nomo 46 pada Jumat (8/7) setelah Sambo sudah merencanakan untuk merampas nyawa Yosua atas kemarahannya mendengar cerita sepihak oleh istri Sambo, Putri Candrawathi yang telah dilecehkan oleh Yosua di rumah Magelang pada Kamis (7/7).


Pada pukul 17.07, korban Yosua terlebih dahulu turun dari mobil dan langsung membuka pagar rumah. Setelah itu, istri Sambo, Putri Candrawathi turun dari mobil diikuti oleh Kuat Maruf masuk ke dalam rumah melewati garasi menuju pintu dapur yang sebelumnya sudah dibuka oleh Kuat, langsung menuju kamar utama di lantai satu diantar oleh Kuat.

Setelah itu, Kuat langsung menutup pintu rumah bagian depan dan naik ke lantai dua, tanpa disuruh langsung menutup pintu balkon, padahal saat itu kondisi matahari masih dalam keadaan terang benderang. Apalagi, tugas untuk menutup pintu tersebut kata Jaksa, bukan merupakan tugas keseharian dari Kuat, melainkan tugas atau pekerjaan dari Diryanto alias Kodir sebagai asisten rumah tangga di rumah Dinas Duren Tiga yang pada saat itu sedang berada di rumah tersebut.

Selanjutnya pada saat Kuat berada di lantai dua, Richard juga naik ke lantai dua dan masuk ke kamar ajudan. Namun kata Jaksa, bukannya berpikir untuk mengurungkan dan menghindarkan diri dari rencana jahat tersebut, Richard justru melakukan ritual berdoa.

"Saksi Richard Eliezer Pudihang Lumiu justru melakukan ritual berdoa berdasarkan keyakinannya meneguhkan kehendaknya sebelum melakukan perbuatan merampas nyawa korban Nofriansyah Yosua Hutabarat," ujar Jaksa.

Sedangkan Ricky yang sudah mengetahui rencana jahat tersebut kata Jaksa, tidak ikut masuk ke dalam rumah dinas Duren Tiga, tetapi tetap berdiri di garasi rumah untuk mengawasi keberadaan korban Yosua yang sedang berdiri di taman halaman rumah dinas tersebut guna memastikan bahwa Yosua tidak ke mana-mana.

"Di saat itu lah kesempatan terakhir saksi Ricky Rizal Wibowo sekurang-kurangnya dapat memberitahu korban Nofriansyah Yosua Hutabarat, namun saksi Ricky Rizal Wibowo tetap tidak memberitahu korban Nofriansyah Yosua Hutabarat supaya pergi dan lari menjauh agar terhindar dari perampasan nyawa sebagaimana dikehendaki oleh terdakwa Ferdy Sambo," ungkap Jaksa.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya