Berita

Dunia

Semakin Tegang, Korsel Klaim Telah Kacaukan Penerbangan Pesawat Tempur Korut di Perbatasan

SABTU, 15 OKTOBER 2022 | 06:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketegangan antara Korea Selatan dan Utara semakin menjadi setelah keduanya melancarkan serangkaian aksi uji coba nuklir dan latihan gabungan militer.

Baru-baru ini, ancaman militer kembali meningkat di Seoul karena pesawat tempur milik Pyongyang terdeteksi terbang di atas wilayah perbatasan antar Korea.

Menanggapi hal tersebut, Korsel tidak tinggal diam. Negara yang bersekutu dengan Barat itu mengklaim telah mengacaukan penerbangan Korut dengan mengerahkan pesawatnya.


"Pesawat tempur Korea Utara terbang dekat perbatasan Korea Selatan, mendorong Seoul untuk mengerahkan jet sebagai tanggapan," kata laporan pemerintah seperti dimuat Yonhap News, Jumat (14/10(.

Lebih rinci, Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan pesawat-pesawat tersebut terbang melewati garis pengintaian yang ditetapkan Seoul sehingga memicu respons operasional otomatis dari Selatan.

"Terdapat Sepuluh pesawat tempur Korut yang telah terdeteksi. Terbang 25 kilometer di utara perbatasan antar-Korea pada pukul 22.30 pada Kamis (13/10) dan 00.20 pada Jumat (14/10) waktu setempat," jelasnya.

"Menanggapi itu, Seoul langsung merespon dengan mengacak-acak pesawat militer, termasuk jet tempur F-35A," tambahnya.

Penerbangan pesawat oleh Korut dilakukan tak lama setelah Pyongyang meluncurkan uji coba sepasang rudal jelajah strategis jarak jauh pada Rabu (12/10).

Pyongyang menggambarkan uji coba rudalnya baru-baru ini sebagai latihan nuklir taktis yang mensimulasikan penghancuran bandara dan fasilitas militer di seluruh Korea Selatan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

KH Sholeh Darat Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Senin, 30 Maret 2026 | 05:59

Pentingnya Disiplin Informasi dalam KUHP Baru

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43

Dikenal Warga sebagai Orang Baik, Pegawai Ayam Geprek Ditemukan Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 05:16

Aburizal Bakrie Kenang Juwono Sudarsono sebagai Putra Terbaik Bangsa

Senin, 30 Maret 2026 | 04:57

Mitra MBG Jangan Coba-coba Markup Harga Bahan Baku

Senin, 30 Maret 2026 | 04:40

Ikrar Setia ke NKRI

Senin, 30 Maret 2026 | 04:23

Pertamina Fasilitasi Pemudik Balik ke Jakarta dengan Lancar

Senin, 30 Maret 2026 | 03:59

Merajut Hubungan Sipil-Militer

Senin, 30 Maret 2026 | 03:50

Hadapi Bulgaria, Timnas Indonesia Bakal Tertolong Dukungan Suporter

Senin, 30 Maret 2026 | 03:27

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

Senin, 30 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya