Berita

Ketua DPP PPP Achmad Baidowi/Net

Politik

PPP: Pileg Tertutup Bukan Berarti Tidak Demokratis

SABTU, 15 OKTOBER 2022 | 01:36 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemilihan legislatif secara tertutup dinilai sebagian kalangan masyarakat bakal menciderai demokrasi di Indonesia. Pasalnya, calon legislatif yang menjadi perwakilan rakyat di Senayan, seharusnya dipilih rakyat bukan dipillih oleh partai politik.

Ketua DPP PPP Achmad Baidowi mengatakan persepsi bahwa anggota dewan harus dipilh rakyat secara langsung perlu diluruskan. Argumentasinya, rakyat yang sudah memilih partai politik dalam Pemilu merupakan representasi perwakilan rakyat di parlemen.

Menurut pria yang karib disapa Awiek ini, masyarakat salah memaknai. Sebab, rakyat memilih partai politik, dan memilih Caleg yang ada di partai politik, bukan berarti bukan perwakilan rakyat.


"Rakyat memberikan suaranya, mempercayakan suaranya kepada partai politik yang di dalamnya sudah ada nama calon,” ucap Achmad Baidowi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (14/10).

Anggota Komisi VI DPR RI ini menambahkan bahwa partai politik bisa menunjuk kader terbaiknya untuk menjadi perwakilan rakyat, hasil dari keterpilihan partai politik dari rakyat lewat Pemilu.

“Karena meskipun sistem pemilu tertutup kan daftar Calegnya dibuka. Cuman, ketika nyoblos tanda gambar saja bukan nyoblos nama Calegnya,” katanya.

Atas dasar itu, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyetujui usulan Menko Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD terkait pemilihan legislatif digelar secara tertutup untuk menghindari praktik transaksional antara calon legislatif dengan rakyat jelang Pemilu.

"Saya kira itu usulan yang bagus, partai politik bisa menyeleksi kader-kader di parlemen,” tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya