Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Tegaskan Kesediannya untuk Negosiasi, Kremlin: Sayangnya Barat Masih Mengambil Sikap Bermusuhan

JUMAT, 14 OKTOBER 2022 | 16:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kesediaan Rusia untuk menempuh jalur negosiasi masih sangat memungkinkan, sejauh Ukraina dan sekutu Barat juga melakukan hal yang sama.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov  pada Kamis (13/10) menyatakan meskipun operasi militer khusus dalam perang terus digencarkan, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk melakukan pembicaraa damai.

"Arahnya tidak berubah, operasi militer khusus terus berlanjut, itu terus berlanjut agar kami mencapai tujuan kami. Namun, kami telah berulang kali menegaskan bahwa kami tetap terbuka untuk negosiasi dalam mencapai tujuan kami," jelasnya seperti dimuat Reuters.


Peskov menjelaskan, walaupun Kremlin telah setuju untuk negosiasi, namun ia tidak melihat prospek yang sama pada Barat karena sikap bermusuhan yang mereka tunjukkan pada Rusia.

"Dibutuhkan dua pihak untuk berdialog. Karena Barat sekarang mengambil sikap yang sangat, sangat bermusuhan terhadap kami, kecil kemungkinan akan ada prospek seperti itu dalam waktu dekat," ujarnya.

"Namun demikian, Turki, serta sejumlah negara lain, terus mencoba menengahi dengan beberapa cara," tambahnya.

Sejalan dengan Peskov, dua hari sebelumnya, pada Selasa (11/10), Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan bagaimana Moskow bersedia melakukanya jika melihat keterbukaan yang sama dari Barat.

"Kami tidak akan mengejar siapa pun. Jika ada proposal serius yang spesifik, kami siap untuk mempertimbangkannya."

Sementara itu, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy justru dengan tegas menyatakan negaranya tak akan menempuh jalan negosiasi apalagi setelah Rusia mengumumkan telah mencaplok empat wilayahnya secara ilegal.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

KH Sholeh Darat Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Senin, 30 Maret 2026 | 05:59

Pentingnya Disiplin Informasi dalam KUHP Baru

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43

Dikenal Warga sebagai Orang Baik, Pegawai Ayam Geprek Ditemukan Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 05:16

Aburizal Bakrie Kenang Juwono Sudarsono sebagai Putra Terbaik Bangsa

Senin, 30 Maret 2026 | 04:57

Mitra MBG Jangan Coba-coba Markup Harga Bahan Baku

Senin, 30 Maret 2026 | 04:40

Ikrar Setia ke NKRI

Senin, 30 Maret 2026 | 04:23

Pertamina Fasilitasi Pemudik Balik ke Jakarta dengan Lancar

Senin, 30 Maret 2026 | 03:59

Merajut Hubungan Sipil-Militer

Senin, 30 Maret 2026 | 03:50

Hadapi Bulgaria, Timnas Indonesia Bakal Tertolong Dukungan Suporter

Senin, 30 Maret 2026 | 03:27

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

Senin, 30 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya