Berita

Presiden Rusia, Vladimir Putin/Net

Dunia

Rusia Ancam Perang Dunia Ketiga akan Segera Terjadi Jika Ukraina Resmi Jadi Anggota NATO

JUMAT, 14 OKTOBER 2022 | 12:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pengajuan percepatan anggota resmi NATO oleh Ukraina mengundang kecaman keras dari Rusia yang memperingatkan jika permintaan itu teralisasi, maka konflik dengan Kyiv akan meningkat menjadi perang dunia ketiga.

"Kyiv sangat menyadari bahwa langkah seperti itu (bergabung dengan NATO), berarti jaminan eskalasi ke Perang Dunia Ketiga semakin nyata," tegas Wakil Sekretaris Dewan Keamanan Rusia, Alexander Venediktov, seperti dimuat Reuters pada Kamis (13/10).

Venediktov menilai tindakan Ukraina tersebuut adalah sebuah propaganda. Sebab, Barat tentunya sangat memahami konsekuensi dari keanggotaan Ukraina di NATO.


"Sifat bunuh diri dari langkah seperti itu dipahami oleh anggota NATO sendiri," jelasnya.

Tak hanya itu, seruan Zelenskiy dan sekutu Barat untuk mempersiapkan  NATO untuk latihan pencegahan nuklir Rusia sangat tidak disukai Kremlin.

Menurutnya itu justru akan meningkatkan konsekuensi bencana nuklir bagi dunia. Mengingat Putin pernah kembali menegaskan keseriusannya soal perang nuklir pada bulan lalu.

"Kita harus ingat: konflik nuklir akan benar-benar mempengaruhi seluruh dunia, tidak hanya Rusia dan Barat secara kolektif, tetapi setiap negara di planet ini. Konsekuensinya akan menjadi bencana bagi seluruh umat manusia," ujarnya.

Hanya beberapa jam setelah Presiden Rusia, Vladimir Putin secara resmi mengumumkan aneksasi empat wilayah Ukraina pada 30 September lalu, Presiden Volodymyr Zelensky mengumumkan tawaran mengejutkan untuk keanggotaan jalur cepat NATO.

Meski begitu, Langkah Ukraina menjadi bagian dari NATO masih sangat jauh. Karena perlu persetujuan 30 anggota aliansi untuk meresmikanya.

Rusia juga berulangkali mencerca Amerika Serikat karena terus mendorong ekspansi NATO ke arah timur, terutama di republik-republik bekas Soviet seperti Ukraina dan Georgia.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

KH Sholeh Darat Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Senin, 30 Maret 2026 | 05:59

Pentingnya Disiplin Informasi dalam KUHP Baru

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43

Dikenal Warga sebagai Orang Baik, Pegawai Ayam Geprek Ditemukan Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 05:16

Aburizal Bakrie Kenang Juwono Sudarsono sebagai Putra Terbaik Bangsa

Senin, 30 Maret 2026 | 04:57

Mitra MBG Jangan Coba-coba Markup Harga Bahan Baku

Senin, 30 Maret 2026 | 04:40

Ikrar Setia ke NKRI

Senin, 30 Maret 2026 | 04:23

Pertamina Fasilitasi Pemudik Balik ke Jakarta dengan Lancar

Senin, 30 Maret 2026 | 03:59

Merajut Hubungan Sipil-Militer

Senin, 30 Maret 2026 | 03:50

Hadapi Bulgaria, Timnas Indonesia Bakal Tertolong Dukungan Suporter

Senin, 30 Maret 2026 | 03:27

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

Senin, 30 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya