Berita

Acara peluncuran vaksin Covid-19 IndoVac pada Kamis (13/10), di Bandung, Jawa Barat/Net

Dunia

Indonesia Resmi Luncurkan Vaksin Covid-19 Indovac Pertama Buatan Dalam Negeri, Ada Rencana Vaksin akan Diekspor

JUMAT, 14 OKTOBER 2022 | 11:59 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indonesia secara resmi telah meluncurkan vaksin Covid-19 pertama yang diproduksi di dalam negeri. Peluncuran vaksin yang bernama IndoVac ini telah diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada Kamis (13/10), di pabrik PT Bio Farma, Bandung, Jawa Barat.

Pada kesempatan itu, Jokowi mengumumkan bahwa vaksin IndoVac akan dapat membantu mengurangi ketergantungan Indonesia pada vaksin impor, dan membuat Indonesia jauh lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan vaksin nasionalnya sendiri.

“Mulai sekarang, kami dapat memproduksi vaksin Covid-19 kami sendiri. Jadi kami memiliki kemandirian dalam masalah vaksin," ujar Jokowi.


Dalam pidatonya, Jokowi lebih lanjut merinci produksi vaksin IndoVac di Indonesia pada tahun ini bisa mencapai 20 juta. Ia pun berharap di tahun berikutnya produksi bisa ditingkatkan lebih jauh.

“Kapasitas di tahun ini nanti kurang lebih 20 juta, tadi Pak Dirut (Bio Farma) menyampaikan, tahun depan bisa 40 juta, dan kalau memang pasar masih memerlukan bisa sampai ke 120 juta dosis vaksin,” ujarnya, yang dimuat Humas Sekretariat Kabinet.

Presiden pun mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung pengembangan vaksin Covid-19 produksi dalam negeri yang dilakukan dalam waktu 1,5 tahun ini.

“Inilah saya kira sebuah kerja keras SDM-SDM muda kita dalam menggarap sebuah vaksin baru, dari hulu sampai hilir, ini memakan waktu IndoVac dari awal sampai sekarang 1,5 tahun, juga diam enggak pernah bersuara tahu-tahu jadi IndoVac,” tuturnya.

Sebagai informasi, vaksin IndoVac merupakan vaksin buatan dalam negeri yang dikembangkan sejak November 2021 lalu oleh PT Bio Farma bersama Baylor College of Medicine, sebuah pusat ilmu kesehatan di Houston, Texas. Vaksin ini telah mendapatkan izin penggunaan darurat (EUA) dari BPOM pada 28 September 2022 lalu, yang ditujukan untuk orang dewasa berusia 18 tahun ke atas, vaksin tersebut juga dikabarkan telah mendapatkan stempel halal oleh MUI.

The Diplomat pada Jumat (14/10) melaporkan, Maria Elena Bottazzi dari Baylor College of Medicine mengatakan bahwa vaksin tersebut telah menjawab kebutuhan akan vaksin yang aman, efektif, berbiaya rendah untuk negara-negara berkembang dan berpenghasilan rendah, dalam melawan pandemi Covid-19.

Selain mengurangi ketergantungannya sendiri pada vaksin asing, vaksin tersebut juga dikabarkan akan segera diekspor ke bagian lain dari Global Selatan ketika produksi telah meningkat. Indonesia telah melakukan pembicaraan dengan beberapa negara Afrika, termasuk Nigeria, untuk mengekspor dan menyumbangkan pengiriman vaksin IndoVac-nya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya