Berita

Direktur Amerika II, Darianto Harsono dalam Press Briefing Kementerian Luar Negeri RI pada Kamis (13/10)/Zoom

Dunia

Perkuat Konektivitas Pasar Indonesia ke Amerika Latin dan Karibia, Kemlu RI Akan Gelar INA-LAC Business Forum 2022

JUMAT, 14 OKTOBER 2022 | 11:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu, Kementerian Luar Negeri RI di Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa (Amerop) terus melaksanakan kegiatan diplomasi untuk memfasilitasi konektivitas para eksportir Indonesia dengan mitranya di Amerika Latin dan Karibia.

Untuk itu, kementerian akan kembali menggelar pertemuan bisnis antara Indonesia dan Amerika Latin serta Karibia atau biasa disebut INA-LAC Business Forum, yang rencananya dilaksanakan selama dua hari di Hotel JHL Solitaire, Tanggerang, pada 17-18 Oktober mendatang.

Direktur Amerika II, Darianto Harsono mengatakan INA-LAC Business Forum merupakan salah satu upaya terobosan dari Kemlu untuk mendekatkan ekonomi Indonesia dengan negara-negara Amerika Latin dan Karibia yang dimulai sejak 2019 lalu.


"Meskipun secara gerografis jauh, dan wilayah Amerika Latin dan Karibia masih dalam kategori pasar non tradisional, tapi paling tidak, Dirjen Amerop Kemlu RI sudah memulai inisiasi kegiatan yang akan terus menghubungkan pasar Indonesia dengan Kawasan  Amerika Latin dan Karibia," jelasnya  dalam Press Briefing Kementerian Luar Negeri RI pada Kamis (13/10).

Darianto berharap kegiatan INA-LAC Business Forum dapat memberikan konteribusi nyata dalam hubungan hubungan perdagangan dan investasi Indonesia dengan Amerika Latin dan Karibia.

"Diharapkan acara tersebut dapat meningkatkan volume perdagangan keduanya, juga untuk menarik investor dari  Amerika Latin dan Karibia serta mengatasi hambatan-hambatan perdagangan yang ada selama ini," ujar Darianto.

Lebih lanjut Darianto mengungkapkan bahwa INA-LAC tahun ini akan mengundang seluruh pemangku kepentingan, pengusaha, baik dari Indonesia dan Amerika Latin dan Karibia.

"Di samping itu, kami juga akan mengundang kementerian terkait dari Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi dan UMKM dan juga dari Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)," tambahnya.

Rangkaian acara sebagaimana dijelaskan Darianto, akan dimulai dengan opening reception pada tanggal 17 malam. Kemudian pada tanggal 18 pagi akan ada panel discussion dan B to B meeting serta business pitching. Kegiatana akan diakhiri di Sore hari tanggal 18 dengan press briefing.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

KH Sholeh Darat Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Senin, 30 Maret 2026 | 05:59

Pentingnya Disiplin Informasi dalam KUHP Baru

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43

Dikenal Warga sebagai Orang Baik, Pegawai Ayam Geprek Ditemukan Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 05:16

Aburizal Bakrie Kenang Juwono Sudarsono sebagai Putra Terbaik Bangsa

Senin, 30 Maret 2026 | 04:57

Mitra MBG Jangan Coba-coba Markup Harga Bahan Baku

Senin, 30 Maret 2026 | 04:40

Ikrar Setia ke NKRI

Senin, 30 Maret 2026 | 04:23

Pertamina Fasilitasi Pemudik Balik ke Jakarta dengan Lancar

Senin, 30 Maret 2026 | 03:59

Merajut Hubungan Sipil-Militer

Senin, 30 Maret 2026 | 03:50

Hadapi Bulgaria, Timnas Indonesia Bakal Tertolong Dukungan Suporter

Senin, 30 Maret 2026 | 03:27

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

Senin, 30 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya