Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Bisa Sebabkan Kanker Langka, Zimbabwe Tarik Semua Produk Bedak Bayi yang Mengandung Asbes

RABU, 12 OKTOBER 2022 | 12:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah melakukan uji klinis pada sejumlah sampel bedak bayi nasional, Otoritas Kesehatan Zimbabwe mengumumkan akan menghapus peredaran produk-produk yang memiliki kandungan asbes di dalam butiran bedaknya.

Sekretaris Tetap Kementerian Kesehatan dan Perawatan Anak, Jasper Chimedza pada Senin (10/10) mengatakan Tiger Brands akan menarik 3 merek bedak bayi dari toko-toko yang ada di Zimbabwe karena terbukti memiliki kandungan asbes tingkat tinggi.

"Tiger Brands akan menarik Purity Essentials Baby Powder, Purity & Elizabeth Anne's Essentials Baby Powder and Purity, dan Elizabeth Anne's Fresh Baby Powder dari peredaran," ungkapnya seperti dimuat Xinhua.


Selain penarikan produk yang begitu banyak di negaranya, Chimedza juga mengimbau pemerintah agar dapat menghentikan distribusi produk bedak bayi tersebut dari Afrika Selatan.

"Barang-barang ini harus dikeluarkan dari rak atau dicegat di titik masuk. Mari kita beri tahu publik tentang produk berbahaya ini untuk menghentikan distribusi produk lebih lanjut di dalam negeri karena efek negatifnya terhadap kesehatan," ujarnya.

Chimedza menjelaskan, bedak bayi yang mengandung asbes dengan kadar sangat tinggi akan menyebabkan penyakit langka yang berisiko besar diidap bayi dan anak-anak.

"Produk tersebut mengandung tingkat asbes yang tidak dapat diterima dan menyebabkan kanker langka yang disebut mesothelioma. Jejaknya baru-baru ini terdeteksi dalam sampel uji coba yang mendorong penarikan produk tersebut," pungkasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya