Berita

Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus/Net

Politik

Guspardi Gaus: Masyarakat Harus Jadi Pemilih yang Cerdas Agar Pemilu 2024 Berkualitas

SELASA, 11 OKTOBER 2022 | 09:13 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Masyarakat diharapkan dapat aktif dan menjadi pemilih yang cerdas dalam mendukung suksesnya pemilu 2024. Untuk itu, sosialisasi dan pendidikan politik penting digencarkan bagi masyarakat.

Begitu yang disampaikan oleh anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus yang mengajak masyarakat berpartisipasi secara aktif dalam pemilu mendatang.

"Pemilih cerdas adalah mereka yang terlibat dan mempunyai kesadaran saat sebelum pemilu (pre-election), saat pemilu berlangsung (election), dan setelah pemilu dilaksanakan (post-election),” kata Guspardi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/10).


Sebelum pemilu, ia mengatakan, masyarakat harus memastikan terdaftar sebagai pemilih serta paham hak dan kewajibannya, termasuk mengetahui kapan pemungutan suara dilaksanakan.

Di samping itu, pemilih harus tahu siapa saja calon yang berkontestasi, berkut dengan rekam jejak mereka. Masyarakat juga harus mengetahui tata cara menggunakan hak suara dengen benar.

"Jangan mau di imingi-imingi sejumlah uang untuk memilih seseorang," imbau legislator dari Fraksi PAN ini.

Selama pemungutan suara, masyarakat datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) tepat waktu. Sudah memiliki pilihan terhadap pasangan calon presiden dan wakil presiden, juga calon legislatif yang akan dipilih berdasarkan pertimbangan yang rasional dan logis.

"Setelah pemungutan suara usai dilaksanakan, pemilih yang cerdas akan turut serta mengawasi pelaksanaan penghitungan dan rekapitulasi suara,” imbuh Guspardi.

Lebih lanjut, Guspardi berharap sosialisasi pemilu dan pendidikan politik dapat sebarkan kepada masyarakat secara luas.

"Jadilah pemilih cerdas dan berdaulat sehingga dapat mendorong terciptanya pemilu yang berkualitas dan berintegritas,” demikian Guspardi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya