Berita

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati/Net

Politik

Sri Mulyani Temui Investor di AS, Kamrussamad: Jangan Sampai Menggadaikan Indonesia

SENIN, 10 OKTOBER 2022 | 17:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pertemuan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati dengan sejumlah investor dan pemegang surat utang negara berkembang atau Emerging Market Bond Holders di Amerika Serikat dikhawatirkan banyak kalangan masyarakat bisa berdampak buruk terhadap Indonesia.

Pasalnya, para investor tersebut berminat masuk ke negara berkembang melalui pembelian Surat Utang Negara (SUN). Deretan investor kelas kakap yang ditemui Sri Mulyani di antaranya Lazard, Citadel, Lord Abbet, BlackRock, Mackay Shields, HSBC AM, dan Van Eck.

Menurut anggota Komisi X DPR RI, Kamrussamad, para investor tersebut berebut membeli SUN negara-negara berkembang lantaran Surat Berharga Negara (SBN) terus menerus menurun. Seperti di kuartal pertama tersisa 19,15 persen atau setara dengan Rp 888,96 triliun.


Atas dasar itu, Kamrussamad meminta Sri Mulyani tidak gegabah mengambil tindakan.

“Jangan sampai menggadaikan Indonesia kepada para investor pengutang,” tegas Kamrussamad lewat keterangan tertulisnya, Senin (10/10).

Di sisi lain, dituturkan Kamrussamad, saat ini kepemilikan asing di SBN telah mencapai 37,91 persen, menurun sejak adanya perang antara Rusia dan Ukraina.

"Terlebih lagi setelah konflik Rusia-Ukraina, tren kepemilikan asing di pasar SBN terus menurun. Sampai 22 September 2022 jumlah kepemilikan asing di pasar SBN tercatat tinggal Rp743,23 triliun. Angka ini sudah berkurang sekitar Rp150 triliun dibanding posisi awal tahun,” paparnya.

"Dana asing yang masuk harus berkualitas. Investasi yang padat karya. Bukan hanya padat modal, dan harus mampu menciptakan lapangan kerja,” demikian Kamrussamad.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Selesaikan Bentrok di Matraman dengan Kepala Dingin

Senin, 27 Juli 2026 | 20:25

Metode Backfill Tailing jadi Andalan Tambang Bawah Tanah Lebih Ramah Lingkungan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:24

Putusan Majelis Syura PKS: Dukung Kebijakan Ekonomi Prabowo Hingga Soroti LGBTQ

Senin, 27 Juli 2026 | 20:23

Pramono Minta Warga Kepala Dingin Sikapi Bentrokan di Matraman

Senin, 27 Juli 2026 | 20:16

Sebagai Wakil Rakyat, DPR Punya Tiga Tugas yang Wajib Dijalankan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:14

KSSK Bakal Libatkan Danantara dalam Setiap Pengambilan Keputusan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:02

Kuasa Hukum Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Masih Abu-Abu

Senin, 27 Juli 2026 | 19:59

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Komunitas Lintas Iman Satukan Tekad Hadapi Krisis Iklim

Senin, 27 Juli 2026 | 19:49

Kompetisi Debat Pemilu ke-VI Bawaslu Cetak Rekor Peserta Terbanyak

Senin, 27 Juli 2026 | 19:48

Selengkapnya