Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Sindir Produsen Vaksin yang Banyak Ngomong, Jokowi: Saya Tunggu, Tapi Produksinya Enggak Jadi-jadi

SABTU, 08 OKTOBER 2022 | 16:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Produksi vaksin Covid-19 dalam negeri masih digenjot pemerintah. Akan tetapi, ada produsen yang mebuat Presiden Joko Widodo kecewa karena produksinya tak pernah menghasilkan barang jadi.

Saking kecewanya, Jokowi menyampaikan sindiran kepada produsen-produsen vaksin yang tak pernah menghasilkan barang jadi dari produksi yang dilakukannya.

Hal itu dia sampaikan saat meresmikan pabrik farmasi PT Etana Biotechnology Indonesia di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat kemarin (7/10).


"Ini yang saya senang kayak gini (PT Etana). Bukan yang ngomong terus, tapi saya tunggu-tunggu enggak jadi-jadi," ujar Jokowi dikutip Kantor Berita Politik RMOL melalui keterangan tertulis yang dilansir laman setkab.go.id, Sabtu (8/10).

Jokowi menyampaikan kekagumannya kepada PT Etana Biotechnologies Indonesia yang berhasil memproduksi vaksin dengan platform mRNA, yang notabene pertama di Asia Tenggara.

"Kita enggak mau lagi ada pandemi, tetapi kalau di dalam negeri siap industrinya, paling tidak kita menjadi lebih tenang," katanya.

Disampaikan Nathan, Direktur Utama PT Etana, dalam dua bulan vaksin baru itu bisa sudah masuk ke uji klinis, sangat cepat sekali.

"Dan yang saya senang, kerjanya diam-diam. Saya sendiri enggak tahu, tahu-tahu jadi," demikian Jokowi.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya