Berita

Peluncuran Rudal Hyunmoo-2/Net

Dunia

Peluncuran Rudal Hyunmoo-2 yang Gagal Picu Kekhawatiran Warga Korsel

KAMIS, 06 OKTOBER 2022 | 19:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kegagalan Korea Selatan dalam meluncurkan rudalnya selama latihan militer dengan Amerika Serikat (AS) telah memicu kekhawatiran warga yang belum mengetahui kabar uji coba tersebut.

Seorang pejabat yang tidak ingin diungkap identitasnya di Balai kota Gangneung mengatakan bahwa penduduk yang panik langsung menelepon balai kota.

“Awalnya kami tidak tahu apa yang sedang terjadi karena kami tidak menerima pemberitahuan dari militer tentang pelatihan semacam itu,” ujarnya, seperti dimuat The Defense Post pada Kamis (6/10).


Pemberitahuan yang lambat telah membuat warga menjadi takut dan bertanya-tanya benda apa yang seperti ditembakkan ke langit dan apakah itu akan mengancam nyawa.

"Saya pikir ada perang, tetapi ternyata itu adalah latihan militer,” kata seorang pengguna di Twitter.

"Apa yang membuat mereka begitu lama untuk mengkonfirmasi? Jika ada perang, kami mungkin akan mengetahuinya pada hari berikutnya," cuit pengguna lain.

Meski begitu, Kepala Staf Gabungan Korea Selatan telah mengkonfirmasi bahwa tidak ada korban yang dilaporkan dari insiden itu, dan pihaknya tengah menyelidiki penyebab kecelakaan rudal yang diberi nama Hyoonmo-2.

Melalui Twitter-nya, otoritas militer Korea Selatan menyampaikan permintaan maaf atas insiden kegagalan rudal yang membuat warganya khawatir.

"Militer Korea Selatan meminta maaf karena peluncuran rudal yang gagal selama latihan bersama dengan Amerika Serikat telah memicu kekhawatiran di antara penduduk di kota pesisir Gangneung," kata isi cuitan tersebut pada Rabu (5/10).

Amerika Serikat dan Korea Selatan telah melakukan beberapa latihan bersama, termasuk penembakan rudal, sebagai tanggapan atas uji coba rudal balistik jarak menengah (IRBM) yang diluncurkan Korea Utara di atas Jepang pada Selasa (4/10).

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya