Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Politik

Survei IPO: Lebih 60 Persen Responden Puas dengan Kinerja Anies Baswedan

RABU, 05 OKTOBER 2022 | 16:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kinerja Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta mendapat penilaian positif dan dirasa puas oleh mayoritas responden survei terbaru Indonesia Political Opinion (IPO).

Hal tersebut diungkap Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah saat merilis hasil survei tentang "Persepsi Publik atas Kinerja Gubernur DKI Jakarta dan Harapan Publik pada Pj Gubernur Jakarta 2022-2024" yang digelar virtual pada Rabu (5/10).

"Secara umum 54 persen puas (dengan kinerja Anies sebagai Gubernur DKI), 7 persennya bahkan sangat puas kelompok tidak puas hanya 36 persen dan yang sangat tidak puas 5 persen," ujar Dedi.


Dedi merinci, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Anies paling tinggi berada pada sektor kebebasan berpendapat sebesar 94 persen.

Selain itu, sektor lainnya yang mendapat tingkat kepuasan tinggi adalah peningkatan kualitas pendidikan (87 persen), pemberantasan korupsi (84 persen), penanganan pandemi Covid-19 (83 persen), hingga penegakan hukum (82 persen).

Sedangkan untuk baik buruknya kinerja Anies, responden survei IPO mayoritas menyatakan positif. Sedangkan yang merasa kinerja Gubernur DKI Jakarta ini buruk sangat minim.

"Penilaian publik atas situasi dan kondisi ekonomi, politik, hukum dan sosial mendapat persepsi cukup tinggi, yakni sebesar 68 persen. Sementara hanya 11 persen yang dengan yakin menilai kinerja pemerintah DKI Jakarta
berdasarkan situasi sosial ekonomi buruk," paparnya.

"Ini sangat positif, dan berbeda dengan situasi atau media sosial atau ruang-ruang yang penuh opini," demikian Dedi menambahkan.

Dalam survei yang digelar pada 23 hingga 26 September 2022 ini, IPO menggunakan metode  Purposive Sampling yang dilakukan dengan wawancara penelitian melalui sambungan telpon dan pengisian kuesioner digital.

Untuk responden yang dilibatkan dalam survei kali ini berasal dari 10.821 populasi responden yang dimiliki IPO sejak periode 2018 hingga 2022. Namun, dari total populasi itu terdapat 1.700 responden yang dimungkinkan untuk menjadi responden.

Akhirnya, IPO dalam survei kali ini memutuskan mengambil secara acak dari 1.700 responden tersebut sebanyak 400 responden.

Metode ini memiliki pengukuran kesalahan (margin of error) 2,90 persen, dengan tingkat akurasi data 95 persen.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya