Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Temuan Survei Indikator, Keamanan dan Penegakan Hukum Era Jokowi Sangat Baik

SENIN, 03 OKTOBER 2022 | 22:17 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Keamanan nasional dan penegakan hukum di era pemerintahan Presiden Joko Widodo disebut sangat baik. Hal tersebut berdasarkan temuan terbaru Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia yang dirilis pada Minggu (2/10).

Dari hasil temuan survei itu terkait kondisi keamanan nasional, Indikator mencatat kepuasan publik sebesar 55,1 persen. Angka tersebut terbagi dari responden yang mengatakan sangat baik sejumlah 3,4 persen dan responden yang menyatakan baik sebanyak 51,7 persen.

“Ini kondisi keamanan nasional. Netnya jauh lebih positif. Paling banyak mereka mengatakan kondisi keamanan nasional itu sangat baik atau baik. Trennya kondisi keamanan nasional so far sangat baik,” ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi dalam paparan hasil surveinya.


Sementara untuk penegakan hukum nasional, Indikator juga mencatat trennya positif. Sebanyak 34,5 persen responden menyatakan penegakan hukum di era Jokowi baik dan 1,4 persen menilai sangat baik.

“Terkait kondisi penegakan hukum nasional, kalau kita lihat di sini memang yang mengatakan baik atau sangat baik itu 36 persen. Net nya masih positif,” kata Burhanuddin.

Secara keseluruhan, Indikator mencatat approval rating Presiden Jokowi juga mengalami tren yang positif. Total, sebanyak 67,1 persen responden menyatakan puas dengan kinerja Jokowi.

“Mayoritas merasa cukup atau sangat puas dengan kinerja presiden 67 persen,” kata Burhanuddin.

Survei Indikator sendiri dilakukan pada periode 13-20 September 2022 dengan melibatkan 1.220 responden. Survei dilaksanakan melalui tatap muka dengan margin of error 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Polda Metro Minta Insan Pers Imbangi Kecepatan Medsos

Senin, 09 Februari 2026 | 22:00

Pemprov Sultra Agendakan Mediasi Kedua Konflik Yayasan Unsultra

Senin, 09 Februari 2026 | 21:40

Ketua DPW PPP Kalteng Diberhentikan Usai Nyatakan Dukung Prabowo

Senin, 09 Februari 2026 | 21:36

MPR Ajak Masyarakat Perkuat Literasi Kebangsaan Agar Tak Mudah Diprovokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 21:22

Mahfud Pastikan Tim Reformasi Tidak Giring Polri di Bawah Kementerian

Senin, 09 Februari 2026 | 21:16

KPK Dalami Informasi Keterlibatan Lasarus Dkk di Kasus Suap DJKA

Senin, 09 Februari 2026 | 20:52

Menkop Resmikan Toko Rakyat Serba Ada di Kubu Raya

Senin, 09 Februari 2026 | 20:41

Istana Belum Serahkan Supres Calon Pimpinan OJK ke DPR

Senin, 09 Februari 2026 | 20:38

7 Tradisi Imlek di Indonesia, Bukan Cuma Berbagi Angpau

Senin, 09 Februari 2026 | 20:29

Legislator Golkar Dorong Sertifikasi Halal Juru Potong Ayam Dapur MBG

Senin, 09 Februari 2026 | 20:26

Selengkapnya