Berita

Presiden PKS, Ahmad Syaikhu/Ist

Politik

Sambut Baik Deklarasi Nasdem, PKS: Anies Punya Kapasitas Memimpin Bangsa

SENIN, 03 OKTOBER 2022 | 18:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keputusan Partai Nasdem mengusung Anies Baswedan menjadi bakal calon presiden (Bacapres) 2024 disambut baik Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Syaikhu, mengucapkan selamat atas diusungnya Anies Baswedan sebagai bacapres dari Partai Nasdem.

"PKS menyambut baik keputusan Partai Nasdem yang telah memilih Anies Rasyid Baswedan dari tiga kandidat hasil Rakernas Partai Nasdem sebelumnya. Semoga keputusan tersebut mendatangkan kebaikan untuk kemajuan bangsa Indonesia," ujar Syaikhu dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/10).

Syaikhu menjelaskan, PKS memandang sosok Anies Baswedan sebagai sosok yang memiliki rekam jejak yang cemerlang dalam kepemimpinan yang memiliki jiwa nasionalis religius.


"PKS memandang bahwa figur Bapak Anies Rasyid Baswedan adalah salah satu tokoh nasional yang memiliki rekam jejak kepemimpinan yang baik, berjiwa nasionalis religius, memiliki kapasitas untuk memimpin bangsa dan mampu menjadi simbol perubahan untuk Indonesia di masa mendatang," tutur dia.

Syaikhu menyebut, PKS menghormati sikap Partai Nasdem yang lebih dulu mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres. Namun menurutnya, PKS punya mekanisme tersendiri untuk menentukan siapa sosok yang akan diusung dalam Pilpres nanti.

"PKS menghormati sikap politik Partai Nasdem yang memilih lebih awal untuk mendeklarasikan Bakal Calon Presiden RI. Setiap partai politik memiliki mekanisme internal dalam memutuskan sikapnya terkait koalisi dan pencapresan," imbuh Syaikhu.

Ia menegaskan keputusan pencapresan di PKS ditentukan melalui Musyawarah Majelis Syura. Syaikhu juga menyebut komunikasi dengan Partai Nasdem dan Demokrat berlangsung baik.

"Keputusan koalisi dan pencapresan di internal PKS akan ditentukan dalam mekanisme Musyawarah Majelis Syura," tutur Syaikhu.

"Kami bersyukur bahwa komunikasi politik antara PKS, Partai Nasdem, dan Partai Demokrat berlangsung sangat baik, terbuka, setara, dan mengedepankan rasa saling percaya untuk bersama-sama memilih calon pemimpin bangsa yang terbaik bagi rakyat Indonesia," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya