Berita

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu (1/10)/Net

Sepak Bola

Ngeri, Kesaksian Pelatih Arema FC Lihat Suporter Meninggal Dipelukan Pemain

SENIN, 03 OKTOBER 2022 | 15:08 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pelatih Arema FC, Javier Roca ikut menyaksikan kengerian dari tragedi berdarah di dalam Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu (1/10).

Berbicara dalam wawancara dengan media Spanyol, Cadena Ser, Roca yang berasal dari Chili menggambarkan situasi ketika kerusuhan terjadi usai Arema dikalahkan oleh Persebaya dengan 2-3.

Roca mengatakan, ketika ribuan suporter menyerbu lapangan, ia langsung pergi ke ruang ganti, sementara beberapa pemain masih ada di lapangan.

"Ketika saya kembali dari konferensi pers, saya melihat tragedi di dalam stadion. Orang-orang lewat dengan membawa korban di tangan mereka," ujar Roca.

Bahkan Roca menyebut, terdapat suporter yang meninggal dipelukan pemain.

"Yang paling mengerikan adalah ketika korban datang untuk dirawat oleh tim dokter. Sekitar 20 orang datang dan empat meninggal. Suporter meninggal di tangan para pemain," lanjut Roca.

"Saya hancur secara mental. Saya merasakan beban yang berat, bahkan tanggung jawab yang berat," tambahnya.

Berdasarkan data resmi, tragedi berdarah di Kanjuruhan telah memakan 125 korban jiwa, termasuk 17 di antaranya merupakan anak-anak. Ini menjadi salah satu tragedi paling mematikan di dunia.

Populer

Herman Khaeron Jamin Duet Anies-AHY Mampu Perbaiki Kondisi Negeri

Minggu, 22 Januari 2023 | 05:51

Kabar Duka, Lieus Sungkharisma Meninggal Dunia

Selasa, 24 Januari 2023 | 22:59

Ini Permintaan Terakhir Lieus Sungkharisma Sebelum Meninggal Dunia

Rabu, 25 Januari 2023 | 00:19

Syahganda Nainggolan: Lieus Sungkharisma Pejuang Tangguh

Selasa, 24 Januari 2023 | 23:19

Sengkarut Pertarungan Trah Soekarno, Lebih Layak Mega atau Guntur?

Selasa, 24 Januari 2023 | 08:17

Pimpin Jateng 9 Tahun Cuma Berhasil Pangkas 1 Juta Kemiskinan, Gimana jadi Presiden RI?

Senin, 23 Januari 2023 | 15:01

Amatan Rocky Gerung, Jokowi Sedang Preteli Kekuasaan Megawati

Minggu, 22 Januari 2023 | 09:17

UPDATE

Erdogan Izinkan Finlandia Masuk NATO, tapi Tolak Swedia

Senin, 30 Januari 2023 | 12:39

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Kasus Tabrakan Mahasiswa UI

Senin, 30 Januari 2023 | 12:29

Israel dan Palestina Panas Lagi, Rusia Desak Tanggung Jawab Dua Negara dan Pembicaraan Damai

Senin, 30 Januari 2023 | 12:17

Sebagai Pendatang Baru, Kaesang Disarankan Sambangi para Senior dan Ketum Parpol

Senin, 30 Januari 2023 | 12:05

Ramaphosa: Krisis Listrik Gerogoti Pertumbuhan Ekonomi Afrika Selatan

Senin, 30 Januari 2023 | 11:56

Pengamat Yakin Surya Paloh Menolak Jika Diminta Jokowi Cabut Pencapresan Anies

Senin, 30 Januari 2023 | 11:56

China Cabut Penangguhan Visa untuk Pelancong dari Jepang, Tapi Tidak untuk Korsel

Senin, 30 Januari 2023 | 11:45

Bikin Khawatir Warga Australia Barat, Rio Tinto Minta Maaf atas Hilangnya Kapsul Radioaktif

Senin, 30 Januari 2023 | 11:26

Jokowi Perlu Contoh Anwar Ibrahim, Tidak Jadikan Pengusaha sebagai Menteri

Senin, 30 Januari 2023 | 11:12

Kerap Terjadi Kecelakaan Kerja, Jaman Morowali Desak Pemerintah Tinjau Ulang Izin PT GNI

Senin, 30 Januari 2023 | 10:57

Selengkapnya