Berita

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang setelah pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya/Net

Politik

Komisi III DPR Sesalkan PT LIB Abaikan Rekomendasi Polisi Ubah Jadwal Arema vs Persebaya

MINGGU, 02 OKTOBER 2022 | 14:11 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sikap PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang mengabaikan rekomendasi polisi untuk mengubah jadwal pertandingan Arema FC vs Persebaya disorot Komisi III DPR RI.

"Terkait tragedi Kanjuruhan, kami sangat menyesalkan tindakan penyelenggara Liga Indonesia, yakni PT LIB yang mengabaikan rekomendasi kepolisian soal perubahan jadwal pertandingan," kata Anggota Komisi III, Habiburokhman dalam keterangan tertulisnya, Minggu (2/10).

Habiburokhman menilai, rekomendasi kepolisian seharusnya disikapi dengan bijak oleh penyelenggara. Sebab, rekomendasi itu berkaitan dengan potensi gangguan keamanan dalam pertandingan yang sudah dipantau kepolisian.


"Potensi kerusuhan dengan merekomendasikan perubahan jadwal, di sisi lain Polri tidak bisa memaksakan perubahan jadwal kepada pihak liga," ujarnya.

Soal sikap kepolisian dalam insiden kerusuhan pada Sabtu malam (1/10), kata Habiburokhman ada kerumitan yang dihadapi. Polisi harus berupaya melindungi pemain Arema dan Persebaya dari tindakan anarkis suporter.

"Di sisi lain, tidaklah mudah untuk mengendalikan massa yang berjumlah amat banyak," tegasnya.

Rekomendasi perubahan jadwal pertandingan Arema FC vs Persebaya sudah disampaikan Kapolres Malang, AKBP Firli Hidayat melalui surat B 2156/IX/PAM 3.3/2022 tertanggal 18 September 2022.

Dalam surat tersebut, kepolisian meminta panitia pelaksana Arema FC mengubah jadwal pertandingan dari pukul 20.00 WIB diubah ke pukul 15.30 WIB atas dasar alasan keamanan.

Namun rekomendasi tersebut dijawab PT Liga Indonesia Baru dengan tetap meminta penyelenggara untuk mempertahankan jadwal yang sudah ditentukan.

Surat bernomor 497/LIB-KOM/IX/2022 dan ditandatangani Dirut Akhmad Hadian Lukita pada 19 September 2022, PT LIB meminta jadwal Arema FC vs Persebaya tetap dilaksanakan sesuai jadwal awal, yakni pukul 20.00 WIB.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya