Berita

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim/Net

Publika

Ngeri! Nadiem dan 400 Tim Satgassusnya Berpotensi Masuk Penjara

JUMAT, 30 SEPTEMBER 2022 | 09:46 WIB | OLEH: ACHMAD NUR HIDAYAT

POLEMIK Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim terkait 400 orang shadow team yang disampaikan pada event di PBB terus berlanjut.

Bukan tanpa sebab karena 400 orang yang menurut Nadiem, tim bayangan ini selama ini sama sekali tidak pernah disampaikan di dalam negeri.

Dunia pendidikan di tanah air pun ramai atas pernyataan Nadiem tersebut. Karena memang selama ini 400 orang tim yang disampaikan Nadiem dalam forum internasional tersebut sama sekali tidak diketahui oleh publik di Indonesia.


Bahkan anggota DPR sendiri tidak tahu terkait 400 orang tim bayangan tersebut. Sehingga hal tersebut adalah hal yang sangat janggal sekali dan berpotensi ada hal yang dilanggar.  

Dengan adanya 400 orang yang bukan bagian dari internal Kemendiknas itu sendiri, muncul banyak pertanyaan dan kecurigaan. Apakah Menteri Nadiem tidak percaya dengan internal Kemendiknas.  

Belum lagi yang kemudian dipertanyakan oleh banyak pihak termasuk DPR adalah siapa 400 orang ini, bagaimana mereka direkrut, apa tupoksi mereka dan darimana anggaran mereka ini karena Departemen Pendidikan ini mengelola 20% APBN dana yang luar biasa besar sekali.

Banyak kecurigaan yang muncul 400 orang ini adalah tak ubahnya Satgassus Merah Putih dalam institusi kepolisian.

Nadiem harus menjelaskan permasalahan 400 orang ini secara jelas dan gamblang karena Kementerian bukanlah seperti perusahaan Gojek yang didirikan Nadiem.

Anggaran Kementerian berasal dari APBN yang berasal dari rakyat yang setiap rupiahnya harus dipertanggungjawabkan kepada negara. Kebijakan pendidikan merupakan national interest Indonesia yang tidak boleh diintip oleh pihak-pihak eksternal, apalagi berasal dari luar negeri.

Adalah hal yang amat memilukan jika dalam kondisi dunia pendidikan Indonesia yang masih banyak permasalahan dari kecilnya gaji guru juga seringkali telat, fasilitas pendidikan yang masih jauh dari harapan, tiba-tiba di pusat menterinya menghambur-hamburkan dana pendidikan untuk membiayai 400 orang yang tidak jelas tugasnya dan juga membiayai aktivitas program mereka yang bahkan DPR sendiri tidak tahu keberadaan mereka.

Hal ini harus segera diinvestigasi, baik oleh KPK dan lembaga hukum terkait. Karena hal ini sangat rawan sekali terjadi pelanggaran dan penyalahgunaan wewenang.

Menteri Nadiem berikut 400 orang tim bayangannya tersebut sangat berpotensi untuk masuk penjara karena akan muncul konflik kepentingan dalam pengelolaan kebijakan pendidikan di Indonesia, apalagi dana kemendikbud mengelola 20 persen belanja APBN nasional kita.

Pakar Kebijakan Publik Narasi Institute

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya