Berita

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani dalam kegiatan ziarah ke makam pahlawan Raden Intan II di Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung/Ist

Politik

Resapi Perjuangan Radin Intan II, Muzani: Gerindra Adalah Wadah Perjuangan Rakyat Termarjinalkan

JUMAT, 30 SEPTEMBER 2022 | 02:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Bangsa Indonesia menjadi kuat seperti sekarang ini berkat jasa-jasa para pahlawan seperti Radin Intan II. Untuk itu, pantang bagi Partai Gerindra untuk tidak berjuang membela rakyat seperti pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Begitu dikatakan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani dalam kegiatan ziarah ke makam pahlawan Radin Intan II di Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung pada Kamis (29/9).

Muzani mengatakan, Radin Intan II yang merupakan keturunan darah biru yang bersaudara dengan kerajaan Banten, rela menanggalkan segala kemewahannya hanya untuk berjuang membela rakyat dari penjajahan Belanda pada saat itu.


"Dia berjuang memperjuangkan apa yang dia yakini yaitu membela rakyat yang tertindas, berjuang melawan kebatilan, dan berjuang membela kebenaran," ujar Muzani.

"Kisah Radin Intan II yang hidup di masa 1834-1856 menjadi teladan bagi Partai Gerindra untuk terus memperjuangkan kepentingan rakyat Indonesia," imbuhnya.

Wakil Ketua MPR RI itu berharap, melalui ziarah ke makam Radin Intan II bisa menjadi penyemangat Partai Gerindra untuk terus berjuang untuk rakyat Indonesia.

"Kita harus melanjutkan cita-cita perjuangan mereka. Karena sesungguhnya berjuang untuk kebenaran, berjuang melawan kebatilan, dan berjuang untuk rakyat yang lemah adalah sesuatu hal yang mulia," tuturnya.

Muzani juga menegaskan, berdirinya Partai Gerindra untuk satu tujuan yakni sebagai wadah perjuangan untuk melindungi orang lemah dan rakyat termarjinalkan.

"Partai Gerindra harus menjadi alat perjuangan untuk melindungi orang-orang yang lemah, orang yang terpinggirkan, terzalimi, dan termarjinalkan," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya