Berita

Presiden Joko Widodo saat blusukan ke pasar tradisional/Net

Politik

Program Sosial Jokowi, Upaya Tekan Persoalan Ekonomi Masyarakat

KAMIS, 29 SEPTEMBER 2022 | 16:02 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Akademisi sekaligus Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Gorontalo, Apris Ara Tilome memuji program bantalan sosial era Presiden Joko Widodo. Menurutnya gagasan tersebut adalah upaya untuk menekan persoalan ekonomi masyarakat.

Apris mengatakan di tengah melonjaknya harga-harga secara global, bantalan sosial dari Presiden Jokowi adalah solusi jitu yang menjawab kebutuhan masyarakat. Baginya langkah cepat Jokowi adalah keputusan yang sangat tepat.

“Program bantalan sosial (Presiden Jokowi) itu salah satu upaya menekan persoalan ekonomi bagi masyarakat menengah ke bawah,” ujar Apris seusai menjadi pembicara pada seminar bertajuk ‘Jaring Pengaman Sosial: Menakar Progresivitas Program Bantalan Sosial Pemerintahan Jokowi’ di kampusnya, Kamis (29/9).


Apris menyebutkan berbagai realisasi program dari Jokowi seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) hingga Kartu Prakerja sudah mampu membuat beban masyarakat berkurang. Hal itu, lanjutnya, merupakan bagian dari kepedulian Jokowi terhadap rakyat kecil.

“Memang (bantuan-bantuan bantalan sosial) sudah mengurangi beban masyarakat,” kata Apris.

Apris juga memuji langkah Presiden Joko Widodo yang memberikan bantuan modal usaha bagi para UMKM serta Kartu Sembako Murah. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan solusi yang menguntungkan seluruh pihak.

“Kami melihat para UMKM kecil juga sangat berdampak, karena ketika BBM naik terpaksa mereka juga menaikkan harga. Berdampak juga pada pembeli. Kami harapkan dengan bantuan itu bisa meringankan beban masyarakat,” terangnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya