Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto saat menyapa petani/Net

Politik

Jelang Pilpres 2024, Airlangga Hartarto Perlu Perbanyak Sambangi Rakyat

KAMIS, 29 SEPTEMBER 2022 | 08:18 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Situasi politik di Indonesia masih terbilang dinamis. Belum ada faktor yang dapat memastikan seorang bakal capres dapat diusung oleh partai politik atau koalisi parpol. Untuk itu, semua kandidat perlu rajin untuk turun ke bawah menyapa rakyat.

Begitu kata Ketua Lingkar Madani (Lima) Indonesia, Ray Rangkuti saat Diskusi Publik Seri 2 Relawan Muda Airlangga di Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Rabu (28/8).

“Belum ada kepastian, yang harus dilakukan kandidat adalah harus turun menyapa rakyat. Salah satu alasan rakyat untuk memilih adalah adanya keterkenalan, kenal itu dalam hal ini pengertiannya fisik, yaitu rajin menyapa orang-orang," urainya.


Atas alasan itu, Ray Rangkuti juga memberi saran kepada Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto untuk mulai rajin turun menyapa rakyat. Airlangga jangan terus menerus bekerja di belakang meja, tapi juga harus rajin mengenalkan diri ke rakyat.

"Airlangga Hartarto harus mulai memperkenalkan diri kepada rakyat, jika Airlangga tetap bekerja di belakang meja, elektabilitas Airlangga akan begini-begini saja,” tegasnya.

Diingatkan Ray Rangkuti, Partai Golkar dalam beberapa survei masih menempati urutan 3 besar. Hal ini baik, namun Airlangga perlu tetap turun menyapa rakyat karena ada perbedaan antara elektabilitas Partai Golkar sebagai partai politik dan elektabilitas Airlangga Hartarto sebagai capres.

"Jangan bersandar hanya kepada elektabilitas partai karena ada perbedaan antara elektabilitas partai dengan elektabilitas perorangan," ujar Ray Rangkuti yang juga adalah aktivis ’98 dari UIN Ciputat.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya