Berita

Mantan Jurubicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah/Net

Politik

Ada Moral yang Harus Dijaga Febri Diansyah

KAMIS, 29 SEPTEMBER 2022 | 07:14 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sikap idealis seharusnya tetap ditampilkan mantan Jurubicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah saat mendapat tawaran menjadi penasihat hukum istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, posisi Febri dilema. Di satu sisi Febri merupakan mantan Jubir KPK, tapi di sisi yang lain Febri adalah advokat yang dapat melakukan pembelaan terhadap orang yang disangka melakukan tindak pidana.

"Namun tentu ada moral yang harus dijaga oleh Febri, di mana awalnya dia memilih dan memerankan diri sebagai seorang idealis, khususnya pada waktu menjabat sebagai jurubicara KPK. Mestinya Febri konsisten dengan pilihan hidupnya, kalau dia sebelumnya konsisten di jalur idealis, mestinya konsisten dengan pilihan hidupnya," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (29/9).


Seharusnya, kata Saiful, jika Febri membela subjek hukum yang disorot oleh publik, dengan sangat arif dan bijak semestinya patut dipertimbangkan untuk ditolak.

"Apabila nyatanya saat ini justru dia menangani Ibu Candrawathi, maka bisa jadi publik akan berpikir Febri lebih cenderung pragmatis daripada mempertimbangkan aspek objektivisme," kata Saiful.

Bahkan, akademisi Universitas Sahid Jakarta ini menilai, Febri dapat dicap buruk oleh publik atas reputasinya selama ini yang getol memperjuangkan tindak pidana korupsi.

"Tentu itu merupakan pertaruhan yang harus dipertaruhkan oleh Febri atas pilihan awal hidupnya, yakni di jalur idealis, meskipun pada akhirnya terpaksa terperosok di jalur yang sangat bertentangan dengan nurani publik dimana harus membela tersangka tindak pidana yang sangat tidak populis dimata publik," pungkas Saiful.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya