Berita

Bus Antikorupsi KPK saat tiba di Lampung Selatan/Net

Hukum

Usung Tema "Peduli", Roadshow Bus Antikorupsi KPK Tiba di Lampung Selatan

RABU, 28 SEPTEMBER 2022 | 11:08 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Usai menyambangi lima kota di Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Lampung, kini Roadshow Bus Antikorupsi KPK tiba di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) pada Selasa (27/9).

Roadshow Bus Antikorupsi "Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi" KPK di wilayah Kabupaten Lamsel ini mengusung tema "Peduli" sebagai salah satu dari sembilan nilai antikorupsi.

Kepala Sekretariat Kedeputian Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Guntur Kusmeiyano mengatakan, Roadshow Bus Antikorupsi merupakan program KPK untuk meningkatkan kesadaran antikorupsi masyarakat di daerah.


Mengingat, berdasarkan data Indeks Perilaku Antikorupsi (IPAK) tahun 2021, menempatkan pengetahuan antikorupsi di daerah lebih rendah dibanding pengetahuan antikorupsi di kota-kota besar.

"Makanya kita banyak melakukan program di daerah, untuk meningkatkan antikorupsi masyarakat daerah, salah satunya Roadshow Bus Antikorupsi KPK," ujar Guntur kepada wartawan, Rabu (28/9).

Adapun skor IPAK masyarakat perkotaan pada 2021 kata Guntur, mencapai 3,92. Sementara masyarakat perdesaan sebesar 3,83. Nilai indeks yang semakin besar menunjukkan bahwa masyarakat berperilaku semakin antikorupsi.

Sebaliknya, jika nilai IPAK mendekati 0, menunjukkan bahwa masyarakat berperilaku semakin permisif terhadap korupsi.

Lamsel sebagai wilayah keenam rangkaian kegiatan Roadshow Bus Antikorupsi, KPK mengusung tema "Peduli". Peduli artinya mengindahkan, memperhatikan dan menghiraukan. Peduli pada kepentingan bersama, sehingga tak melakukan perbuatan korupsi yang merugikan orang lain.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Lamsel, Nanang Ermanto menyampaikan apresiasinya kepada KPK, yang sudah menyelenggarakan Roadshow Bus "Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi" di wilayahnya.

"Selaku pimpinan daerah, saya sangat mengapresiasi dan menyambut baik seluruh rangkaian program Bus Antikorupsi KPK di Lampung Selatan. Untuk itu, kita semua berharap dengan terselenggaranya rangkaian kegiatan ini akan menjadi strategi dan kampanye edukasi kita semua, tentang pencegahan dan pemberantasan korupsi, sekaligus membangun budaya antikorupsi di daerah kita," kata Nanang.

Lebih lanjut, Nanang berkomitmen untuk ikut serta dalam berantas korupsi di wilayah Lamsel. Oleh karenanya, ia mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya untuk tidak melakukan korupsi di dinas/instansinya masing-masing.

"Mudah-mudahan dengan adanya Roadshow Bus Antikorupsi KPK yang dihadiri jajaran OPD, dari kepala desa, camat, ASN, perguruan tinggi, menjadi media efektif cegah korupsi di tengah-tengah masyarakat, sehingga bisa meningkatkan integritas dan mewujudkan Lampung Selatan yang bersih dan bebas dari korupsi," jelas Nanang.

Skop Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2021 di wilayah Lamsel sebesar 58,68. Untuk itu, kehadiran KPK melalui Roadshow Bus Antikorupsi diharapkan mendorong peningkatan skor SPI Lamsel pada masa mendatang, agar tata kelola pemerintahan semakin baik dan terhindar dari praktik-praktik korupsi.

Di hari yang sama, KPK mengajak sivitas akademika di Kabupaten Lamsel melakukan edukasi antikorupsi dan mewujudkan ekosistem antikorupsi. Karena sejatinya sivitas akademika memiliki peran penting dalam pemberantasan korupsi, baik di lingkungan pendidikan maupun di tengah masyarakat.

Pesan ini disampaikan Guntur Kusmeiyano kepada para dosen dan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Muhammadiyah dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Yayasan Pembangunan di Aula STIH Muhammadiyah Kalianda, Lamsel.

"Kita berpesan kepada bapak-ibu dosen, mahasiswa, bahwa perguruan tinggi itu mempunyai peran dalam memberantas korupsi. Caranya pertama, edukasi antikorupsi. Kedua, mendorong ekosistem antikorupsi. Mari berikan keteladanan dan pengalaman antikorupsi, karena sebesar atau sekuat apapun kita menyuruh, kalau kita tidak mempraktikkan, jangan berharap akan ditiru," kata Guntur.

Cara ketiga, yakni melaksanakan aksi Tridharma Perguruan Tinggi berbasis antikorupsi, seperti saat dilaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa-desa.

"KKN antikorupsi bisa dilakukan, karena yang tahu Lampung Selatan hanya orang sini, dan itu bisa dieksplor untuk diterapkan oleh mahasiswa," tutur Guntur.

Untuk itu, Guntur mengarahkan para mahasiswa yang tertarik melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi mengembangkan pengetahuan antikorupsinya melalui program Penyuluh Antikorupsi, dan mengunjungi booth Bus "Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi" KPK di Alun-Alun Kalianda, yang berlangsung dari 27-28 September 2022.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Kalah di PN Jakpus, Penggugat PPP Subadri-Toni Dihukum Bayar Biaya Perkara

Senin, 03 Agustus 2026 | 22:10

Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Angkatan Bersenjata Tailan

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:34

Buru Aset TPPU Febrie Adriansyah, Tim 9 Geledah Kantor Don Ritto hingga Rumah Nurman Herin

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:30

Prabowo dan PM Tailan Bidik Nilai Perdagangan Rp359 Triliun dalam Lima Tahun

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:20

Ini Enam Perkara yang Dihentikan KPK

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:10

Petingginya Diperiksa Kejati DKI, Peran AFPI Disorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:52

Indonesia-Tailan Sepakat Kembangkan TRM untuk Perangi Kejahatan Transnasional

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49

Bawaslu Fokus Tingkatkan SDM Hadapi Tantangan Digital

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Kenang Masa Muda Bersama Raja Tailan Saat Sambut PM Anutin

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:30

Prabowo Dukung PPHN Jadi Pedoman Lintas Pemerintahan

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya