Berita

Gedung Merah Putih KPK/Net

Nusantara

Dugaan Korupsi Proyek Pemeliharaan Jalan TPST Bantar Gebang, KPK Diminta Periksa Kadis LH DKI Jakarta

SELASA, 27 SEPTEMBER 2022 | 23:10 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Umum Forum Masyarakat Peduli Lingkungan Nusantara (Formalin), Matadi mendesak KPK agar memeriksa Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto atas dugaan korupsi proyek pemeliharaan jalan operasioanal TPST Bantargebang Bekasi tahun 2021.

Matadi menegaskan, Asep Kuswanto sebelum menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta adalah Kepala Unit Pengelola Sampah Terpadu Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta juga merangkap sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Asep Kuswanto yang bertanggungjawab terhadap penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Pemeliharaan Jalan Operasional TPST Bantargebang Bekasi.

Proyek Sepanjang 1025 meter dan Lebar 7 meter (Luas 7.175 m2) Menghabiskan anggaran senilai Rp 9,1 miliar yang dibebankan kepada DPA-UKPD Unit Pengelola Sampah Terpadu Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dan dikerjakan oleh PT. Tamado Konstruksindo Selaras dengan Nomor SPK 7093/-076.55, tanggal 14 Juli 2021 dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan 60 hari.


“Dari hasil pemeriksaan pada spesifikasi teknis yang disusun oleh Asep Kuswanto terdapat beberapa volume item pekerjaan yang diduga sengaja digelembungkan dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri, orang lain maupun korporasi,” kata Matadi dalam keterangan tertulis, Selasa (27/9).

Dalam spesifikasi teknis diketahui pekerjaan wiremesh M10, volume  71.668,71 Kg, lantai kerja jalan beton K-100,t=10 cm 870,91 m3 dan pekerjaan ready mix FS 45, t=25 cm 2.145,72 m3.

Matadi menyatakan dugaan Penggelembungan, lantai kerja K-100, t=10 cm luas jalan 7.175 meter x 0,10 = 717,5 m3, dalam spesifikasi teknis lantai kerja K-100, t=10 cm, volume 870,91 m3, kelebihan 153,41 m3 (870,91-717,5 ). wiremensh M10 = 96,54 Kg/lembar = 8,51 Kg/meter, 8,51 Kg x 7.175 = 61.059,25 Kg, dalam spesifikasi teknis wiremesh M10 Volume 71.668,71. kelebihan 10.609,46 (71.668,71 - 61.059,25). ready mix 7.175 x 0,25 cm = 1.793,75 m3, dalam spesifikasi teknis ready mix FS 45, t=25 cm, volume 2.145,72, kelebihan 351,75 m3 (2.145,72 - 1.793,75).

“Penyusunan spesifikasi teknis tersebut tidak mencerminkan amanat Perpres No 16/2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah bagian ketiga prinsip pengadaan barang/jasa Pasal 6 yang menyatakan, pengadaan barang/jasa menerapkan prinsip efisien, efektif, transparan, transparan, terbuka, bersaing, adil dan akuntabel,” beber Matadi.

Oleh karena itu, Matadi meminta agar KPK memanggil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta terkait dengan proyek tersebut, direktur CV. Graha Prabayaksa sebagai konsultan perencanaan dan direktur PT Tamado Konstruksindo Selaras sebagai pelaksana proyek untuk dimintai keterangan terkait dugaan terjadinya tindak pidana korupsi pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan jalan operasional TPST Bantargebang Bekasi.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

H+3 Lebaran Emas Antam Stagnan, Buyback Merosot Rp80 Ribu

Selasa, 24 Maret 2026 | 10:01

NTT Butuh Alat Berat dan Logistik Mendesak Pasca Banjir dan Longsor

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:47

Rahasia AC Mobil Tetap Beku di Tengah Kemacetan Arus Balik Lebaran 2026

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:40

Prabowo Telepon Presiden Palestina, Tegaskan Solidaritas dari Indonesia

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:34

Harga Minyak Anjlok 11 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:22

Menanti Pembukaan Bursa Usai Libur Lebaran: Peluang dan Risiko di Pasar Saham RI

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:01

Saham-saham Asia Terbang Usai Keputusan Trump

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:44

Iran: Tidak Ada Negosiasi dengan AS, Itu Berita Bohong untuk Manipulasi Pasar

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:33

Pasar Saham AS Melonjak Setelah Trump Tunda Serangan ke Iran

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:18

Leonid Radvinsky Wafat: Jejak Sang Raja Platform OnlyFans yang Fenomenal

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:07

Selengkapnya