Berita

Ketua DPP PPP Achmad Baidowi/Net

Politik

Prabowo Tak Masalah Jokowi Maju Jadi Cawapres, PPP: Apakah Pantas?

SELASA, 27 SEPTEMBER 2022 | 16:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kemunculan isu kalau Presiden Joko Widodo bakal maju lagi dalam kontestasi Pilpres 2024 sebagai calon wakil presiden, mendampingi Prabowo Subianto, cukup menyita perhatian masyarakat. Secara aturan, Jokowi memang bisa maju sebagai calon wakil presiden pada 2024.

Meski hal itu sudah ditepis Jokowi, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku tidak masalah jika mantan Gubernur DKI Jakarta itu maju lagi sebagai calon wakil presiden. Sekaligus memungkinkan untuk bersanding dengannya.

Menyikapi hal tersebut Ketua DPP PPP Achmad Baidowi menuturkan, jika ingin maju kembali merupakan hak politik Jokowi sebagai warganegara Indonesia lantaran tidak melanggar UU yang berlaku. Namun, dia menyangsikan Jokowi mau maju kembali pada Pemilu 2024 nanti.


"Itu hak politik ya, kembali ke Pak Jokowi apakah mau atau tidak tapi secara etika politik ya tergantung beliau. Kalau secara UU enggak ada larangan, cuma apakah pantas?” ucap Awiek, sapaannya, di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (27/9).

Dia menganalogikan dengan peristiwa di daerah pemilihannya, Sampang, di mana ada seorang bupati yang maju sebagai wakil bupati dan terpilih kembali. Lantas bupatinya meninggal dunia dan wakil bupati yang tersebut kembali menjabat sebagai bupati.

Menurutnya, hal itu lumrah terjadi di dunia politik tanah air.

"Tapi semua kembali ke Pak Jokowi, apakah beliau akan mengambil peluang itu atau beliau ya legowo biasalah dengan ketentuan perundang-undangan yang ada. Secara UU enggak ada yang dilanggar tapi ya sekali lagi kembali lagi (pantas tidak),” tutupnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya