Berita

Ridwan Kamil/Net

Politik

Terkait Pilpres 2024, Ridwan Kamil Dikabarkan Tentukan Sikap di Akhir 2022

SENIN, 26 SEPTEMBER 2022 | 22:50 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dalam rangka momentum pemilihan presiden tahun 2024 mendatang, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dikabarkan akan menentukan pilihan partai pada Desember 2022.

Sekjen GNIJ Suhara Iskandar memastikan kabar itu setelah melakukan pertemuan dengan Ridwan Kamil beberapa waktu lalu.

"Kami kalau mendengar dari pembicaraan terakhir itu di kisaran bulan Desember," kata Suhara Iskandar seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Senin (26/9).


Suhara pun mengatakan, sejumlah partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Gerindra yang diketuai oleh Prabowo Subianto sudah memperhitungkan sosok Ridwan Kamil untuk maju sebagai Calon Presiden.

Menurutnya, partai apapun yang akan dipilih oleh Ridwan Kamil, para relawan tetap akan mendorongnya untuk maju sebagai presiden.

Sementara itu, didasarkan atas hasil survei, perolehan suara yang diperoleh Ridwan Kamil menunjukkan hasil yang stagnan berada di posisi keempat dibandingkan dengan calon lain yang digadang akan maju.

Suhara menilai perolehan suara itu baik sebab Ridwan Kamil belum masuk partai dan melakukan giat kampanye apapun di Indonesia.

"Kami sebagai relawan menginginkan harus di nomor 1, harus di nomor 1 dan tidak ingin Pak Ridwan Kamil di nomor 2," ucap dia.

Adapun dalam waktu dekat ini, kata Suhara, relawan dari Ridwan Kamil bakal menggelar giat Rapimnas di Jakarta pada tanggal 8 hingga 9 Oktober.

Nantinya, kegiatan itu bakal turut melibatkan para relawan dari 34 provinsi yang sebelumnya telah dideklarasikan.

Ia berharap, hasil dari Rapimnas yang digelar itu bakal menguatkan dukungan pada Ridwan Kamil untuk maju sebagai presiden.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya