Berita

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid/Net

Politik

Cak Imin Siap jadi Cawapres Puan, Jazilul Fawaid: Politik Ada Kompromi

SENIN, 26 SEPTEMBER 2022 | 21:51 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kesiapan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar menjadi calon wakil presiden saat bertemu dengan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani merupakan bahasa kompromi politik.

Demikian kata Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menyinggung polemik pernyataan Cak Imin kepada Puan Maharani, Senin (26/9).

Menurutnya, pernyataan Cak Imin dimaksudkan untuk memberikan pendidikan politik ke publik bahwa di dalam politik itu ada yang disebut dengan kompromi politik.


Meski demikian, Wakil Ketua MPR itu memastikan bahwa PKB sampai saat ini masih memberikan mandat kepada Abdul Muhaimin Iskandar untuk menjadi Capres sesuai keputusan Muktamar di Bali.

"Politik itu ada kompromi-kompromi, ada basis-basis rasional yang juga dipertimbangkan,” kata Gus Jazil.

Soal peluang koalisi dengan PDIP, paska Cak Imin-Puan ziarah bareng ke makam Taufiq Kiemas, Gus Jazil mengatakan belum menghasilkan keputusan politik apapun.

Namun demikian, dari pertemuan itu sangat memungkinkan untuk dilakukan pertemuan untuk komunikasi lanjutan.

Bagi Gus Jazil, bertemunya dengan Puan Maharani adalah kedewasaan berpolitik dari Cak Imin-PKB.

"Kita tidak pernah menutup komunikasi dengan partai apapun, apalagi dengan PDIP yang selama ini kawan lama dan punya hubungan historis panjang,” katanya.

Hingga saat ini, menurut Gus Jazil, kerjasama politik yang sudah resmi dilakukan PKB yakni bersama Partai Gerindra.

Kedua partai juga sepakat untuk memperluas koalisi dengan partai politik lain.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya