Berita

Ketua Mahkamah Agung (MA), Muhammad Syarifuddin/Net

Hukum

Ketua MA Gagal Besar dalam Membina Hakim dan Aparatur Peradilan

SENIN, 26 SEPTEMBER 2022 | 09:18 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Mahkamah Agung (MA) Muhammad Syarifuddin gagal besar dalam membina hakim dan aparatur peradilan secara baik dan benar.

Dosen Hukum Pidana Universitas Trisakti, Azmi Syahputra mengatakan, ditahannya Hakim Agung Sudrajad Dimyati oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan MA sudah terperosok dalam lumpur korupsi bahkan sudah menjadi kejahatan kolektif.

"Hal ini menunjukkan Ketua Mahkamah Agung gagal besar dalam membina hakim dan aparatur peradilan secara baik dan benar, karena semestinya Ketua MA harus mampu mewujudkan peradilan yang bersih, jujur dan adil," ujar Azmi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (26/9).

Hakim adalah aktor sekaligus pelaksana inti dalam melaksanakan kekuasaan kehakiman. Tidak saja bertanggung jawab secara vertikal, namun harus bertanggung jawab secara horizontal.

"Jadi Ketua MA harus mengambil langkah cepat dan terarah terlebih dahulu. Ketua MA harus menjadi contoh perilaku hakim yang baik, ubah skema reformasi MA. Jangan lagi dengan pidato atau wejangan, namun dengan etika, adab, arif, sadar diri bahwa ia jadi contoh keteladan," kata Azmi.

Azmi menilai, jika Ketua MA baik, maka anak buah akan lebih baik mengaktualisasikan peran menjalankan kekuasan kehakiman.

Bagi Azmi, kejadian tangkap tangan KPK semakin menambah deretan angka aparatur peradilan yang minim integritas dan krisis moral.

"Yang tertangkap dengan segala macam pola modus operandinya yang mengarah 'semua bisa diatur dengan uang' dalam menjual praktik perdagangan kewenangan hakim (putusan)," terang Azmi.

Populer

Muktamar Muhammadiyah Mengerucut ke Tiga Nama Ini

Sabtu, 19 November 2022 | 16:23

Membuka Kemungkinan PKB Dukung Anies Baswedan

Selasa, 22 November 2022 | 02:55

Koalisi Pakatan Harapan Diprediksi Raih Kursi Terbanyak Pada Pemilu Malaysia Hari Ini

Sabtu, 19 November 2022 | 12:52

Warga Dogiyai Mencari Dugaan Orang Hilang, Polisi Harus Apresiasi dan Kerja Sama

Jumat, 18 November 2022 | 21:56

Urai Teknik Nabok Nyilih Tangan, RR: Sekarang Gubernur DKI Siap Merusak Apa yang Dikerjakan Anies

Minggu, 20 November 2022 | 11:34

"Anies Effect" Mulai Terasa, Partai Besar Hingga Jokowi Diyakini Akan Dukung Anies Baswedan Capres 2024

Kamis, 17 November 2022 | 08:42

Hasil Pemilihan Muktamar Muhammadiyah: Haedar Nashir Teratas Disusul Abdul Muti dan Anwar Abbas

Minggu, 20 November 2022 | 00:11

UPDATE

Ace Hasan Jelaskan Peran DPR RI Dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji

Senin, 28 November 2022 | 00:17

Arsjad Rasjid Ambisi jadi Menteri jika Ganjar Terplih jadi Presiden

Minggu, 27 November 2022 | 23:55

PPI Dunia Dukung Pemerintah Banding Atas Putusan Sengketa Ekspor Bijih Nikel

Minggu, 27 November 2022 | 23:30

Kepala BP2MI Minta Perang, Andi Sinulingga: Di Otaknya yang Berbeda Itu Lawan

Minggu, 27 November 2022 | 23:01

Tantangan Pemiu 2024

Minggu, 27 November 2022 | 23:00

Ridlwan Habib: Panglima TNI Harus Mampu Pahami Proses Politik, Bukan Berpolitik Praktis

Minggu, 27 November 2022 | 22:36

Lewat Polling, Rapimwil PPP Jateng Hasilkan Nama Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024

Minggu, 27 November 2022 | 22:15

Anwar Ibrahim, The Lion of Malays

Minggu, 27 November 2022 | 22:00

Kritik Acara Nusantara Bersatu, PDIP: Kalau Relawan Sejati, Harusnya Turun Bantu Rakyat Cianjur

Minggu, 27 November 2022 | 21:59

Kemitraan Antarnegara Penting untuk Atasi Tantangan Eksploitasi Internet Ekstremis Kekerasan

Minggu, 27 November 2022 | 21:51

Selengkapnya