Berita

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani/Net

Politik

Muslim: Ganjar Disambut di Nasdem, Tapi Disambit di Partai Sendiri

MINGGU, 25 SEPTEMBER 2022 | 08:57 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Internal PDI Perjuangan seolah sedag terbelah dan saling bergesek dalam menyikapi Pilpres 2024. Hal itu terlihat dengan adanya kelompok relawan yang mulai menamakan diri sebagai Dewan Kolonel untuk mendukung pecalonan Ketua DPP PDIP Puan Maharani sebagai presiden tahun 2024 mendatang.

Kehadiran Dewan Kolonel tidak lepas dengan mulai gencarnya kader PDIP, Ganjar Pranowo dalam menyongsong Pilpres 2024. Nama Ganjar bahkan sudah muncul dalam bursa calon presiden di partai lain, yakni Nasdem.

Sementara Dewan Kolonel diyakini akan hadir untuk menjegal laju Ganjar.


"Ganjar disambut di Nasdem dan disambit di partainya sendiri. Ini persoalan dan keruwetan bagi Ganjar yang melaju ke arena pilpres. Akibat ambisi Ganjar ini partai terbelah dan saling bergesek," ujar Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (25/9).

Muslim menilai, akibat Ganjar yang berambisi nyapres dan muncul adanya Dewan Kolonel dan Dewan Kopral dianggap dapat membuat citra negatif bagi partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri.

"Publik akan berasumsi pembentukan dewan-dewan itu teringat akan fitnah Dewan Jenderal yang mau kudeta Presiden Soekarno yang akibatnya terbunuh 7 Jenderal dalam peristiwa G30S PKI saat ini,” urainya.

“Ganjar sendiri sudah tidak setia kepada partai, ngapain tetap dipertahankan. Kalau dibuang PDIP barangkali diambil oleh partai lain," demikian Muslim.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Kontrak Rp25 Triliun PAM Jaya–Moya Disorot, Air Bersih Warga Miskin Masih Mandek

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:56

Purbaya Restui DJP Tambah Jabatan Baru hingga Akhir 2026

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:41

Protes Dedi Mulyadi, 10 Ribu Buruh Jabar akan Datangi Istana

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Kritik di Tembok Kekuasaan

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Dana Haji Khusus Tertahan, DPR Warning Jangan Merugikan Jamaah

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:07

KPK Bidik Riza Chalid di Kasus Suap Katalis

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:59

Sidang Ijazah Jokowi Ditunda Lagi, Bukti Penggugat Belum Valid

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:53

Presiden Minta Media Keluar Ruangan, Lanjutan Taklimat Digelar Tertutup

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:27

Mahasiswa Indonesia Bentangkan Spanduk "Save Venezuela"

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:26

Lurah Batu Ampar Kecewa Lahan Dispora Diserobot Pengembang

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:20

Selengkapnya