Berita

Demo tenaga kesehatan menuntut pengangkatan ASN/Net

Publika

Demo Nakes Depan Istana Tanda Mereka Diperlakukan Bak Anak Tiri Beda dengan Pegawai BUMN

KAMIS, 22 SEPTEMBER 2022 | 22:20 WIB | OLEH: ACHMAD NUR HIDAYAT

HARI INI Kamis 22/9/2022 massa dari Dewan Pengurus Nasional Forum Komunikasi Nakes dan Non Nakes Indonesia (DPN FKHN Indonesia) menggelar aksi unjuk rasa di depan istana negara. Aksi tersebut adalah bentuk dari keprihatinan DPN FKHN Indonesia atas nasib tenaga tenaga Nakes yang diperlakukan tidak adil oleh negara.

Adalah hal yang wajar jika para tenaga Nakes ini protes akan nasib kesejahteraan nya. Karena para nakes ini adalah pahlawan ketika Covid 19 terjadi. Mereka garda terdepan ketika wabah Covid 19 nyaris melumpuhkan kehidupan bangsa ini. Mereka bahkan mempertaruhkan nyawanya untuk menghadapi Covid-19. Tetapi Kesejahteraan mereka jauh dari cukup bahkan ada yang digaji 800.000 sebulan.

Dan amat wajar jika para Nakes ini membandingkan nasib mereka dengan pegawai pegawai BUMN. Yang memiliki gaji gaji yang besar. Sehingga para Nakes ini merasa keberadaan mereka dianggap anak tiri oleh negara tidak seperti pegawai BUMN yang seolah dianggap sebagai anak kandung bahkan anak kesayangan oleh negara.


Aksi yang dilakukan oleh ratusan orang tersebut dilakukan dalam kondisi hujan lebat. Meskipun hujan lebat massa aksi tetap melanjutkan aksinya menyuarakan suara nakes se-Indonesia yang kesejahteraannya tidak diperhatikan oleh Negara.

Menurut perwakilan Nakes yang berbicara di mobil sound kesejahteraan mereka merasa sama sekali tidak diperhatikan oleh negara. Masih banyak tenaga tenaga Nakes di daerah - daerah yang digaji 800.000 sebulan bahkan ada yang hanya 200.000 sebulan berbeda sekali dengan apa yang diterima pegawai pegawai BUMN yang kerjanya enak di ruangan ber AC dan mendapat gaji yang besar jutaan rupiah setiap bulannya.

Demo kali ini mereka menyampaikan tuntutan kepada presiden yang disampaikan kepada kantor Kepala Staf Kepresidenan agar Presiden memperhatikan  kesejahteraan para tenaga Nakes ini yang sudah mempertaruhkan nyawanya untuk menolong masyarakat yang sakit tetapi tidak mendapat perhatian oleh Negara. Mereka berharap para nakes ini diperhatikan kesejahteraannya dan diangkat menjadi ASN. Semoga perjuangan para nakes ini dapat terwujud.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya