Berita

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra/RMOL

Politik

Demokrat: Tidak Ada Bukti Pemilu 2009 Curang, Hasto dkk Jangan Sebar Hoax Terus

KAMIS, 22 SEPTEMBER 2022 | 20:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto diingatkan untuk tidak menyebar hoaks terus.

Demikian disampaikan Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, Kamis (22/9).

Menurut Herzaky, menyampaikan informasi mengenai kejadian masa lalu yang memang ada data dan faktanya serta sudah terbukti secara hukum.


"Bukan malah menyebar hoax dan tuduhan secara serampangan di ruang publik," demikian kata Herzaky.

Koordinator Jurubicara Partai Demokrat ini, ruang publik kita jangan dikotori lagi dengan hoax. Apalagi kondisi rakyat sedang susah.

"Kasihan rakyat yang sedang susah, malah ditambah mesti mendengar suara-suara galau dan tidak mendidik dari elit politik seperti Hasto yang tak pernah berhenti," jelas Herzaky menyayangkan.

Terkait dengan 10 pertanyaan Hasto soal Pemilu 2009, jelas Herzaky, sudah terjawab sebenarnya. Ia menegaskan bahwa apa yang disampaikan Hasto adalah fitnah semata.

"Mana buktinya? Kalau memang benar terjadi kecurangan di tahun 2009, pasti Mahkamah Konstitusi ketika itu sudah memutuskannya," tanya Herzaky.

Lebih lanjut, Herzaky mengatakan bahwa Menko Polhukam Mahfud MD sata menjabat Ketua MK mengatakan bahwa kecurangan yang terjadi di 2009 itu bukan oleh Pemerintah SBY.

"Terhadap peserta pemilu seperti yang dituduhkan oleh Hasto dan teman-teman (kecurangan vertikal), melainkan kecurangan antar-pendukung Parpol sebagai kontestan pemilu (kecurangan horizontal)," jelas Hasto.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya