Berita

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin/RMOLJakarta

Presisi

Bersenjata, Seorang Pengedar Sabu Sempat Melawan saat Ditangkap Polisi

KAMIS, 22 SEPTEMBER 2022 | 18:07 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Anggota Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat sempat mendapat perlawanan saat hendak mengamankan pengedar sabu berinisial PS (23).

Rupanya, PS adalah hendak melawan dengan senjata api jenis air softgun dan juga senjata tajam berupa celurit.

"Di TKP sedikit perlawanan karena yang bersangkutan punya sajam dan senpi dan anak panah yang diperoleh melalui online," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin di Mapolres Metro Jakpus, Kamis (22/9).


Bukan hanya itu, Komarudin menyebut pistol air softgun yang berwarna krem melekat erat pada tubuh PS.

Beruntung, PS bisa bersifat lebih kooperatif dan langsung diamankan penyidik.

"Alhamdulilah tak ada anggota yang terluka tapi pada saat digerebek yang bersangkutan sempat keluarkan senpi dugaan kami akan lakukan perlawanan," kata Komarudin.

Fakta lainnya, selain hendak melakukan perlawanan, PS rupanya mantan residivis kasus tawuran yakni penganiayaan yang menyebabkan korban jiwa.

"Tersangka PS ini adalah residivis kasus pengeroyokan yang korbannya meninggal dunia dan jalani hukuman 5 tahun," kata Komarudin.

Dari tangan pelaku, polisi juga mengamankan IH (21), dan AS (21) dengan barang bukti narkotika sabu sebanyak 569,58 gram dan ganja 9,45 gram.

Para tersangka pun dijerat pasal 114 sub pasal 112 junto132 serta sub 111 ayat 2 dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya