Berita

Presiden Vladimir Putin/Net

Dunia

Saat Perang Rusia di Ukraina Belum Kelar, Putin Desak Kirgistan-Tajikistan Selesaikan Konflik dengan Damai

SENIN, 19 SEPTEMBER 2022 | 08:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pertempuran terbaru antara Kirgistan dan Tajikistan yang menewaskan sedikitnya 81 warga sipil dan tentara, menyita perhatian Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dalam pesannya pada Minggu (18/9), Putin menyerukan semua pihak untuk berhenti menggunakan kekerasan dan memilih jalan damai untuk menyelesaikan konflik.

"Perselisihan antara negara-negara yang bersekutu dengan Rusia harus diselesaikan melalui cara damai, politik dan diplomatik," kata Putin, seperti dikutip AFP, Senin (19/9).


Putin mengadakan panggilan telepon dengan Presiden Kyrgyzstan Sadyr Japarov dan Presiden Tajikistan Emomali Rahmon untuk membahas kebuntuan masalah perbatasan, menurut sebuah pernyataan yang diterbitkan di situs web Kremlin pada Minggu.

Kedua belah pihak telah menyepakati genjatan senjata pada Jumat (16/9).tetapi gejolak masih terus berlangsung.

Sementara perang Rusia di Ukraina masih terus berlanjut,  Putin mendesak Kirgistan dan Tajikistan agar segera mengambil langkah-langkah penyelesaian konflik yang cepat dan damai.

Kekerasan terbaru antara bekas Republik Soviet, yang dimulai pada Rabu (14/9), adalah pertempuran terburuk antara kedua rival sejak Mei 2021. Gejolak itu menyusul bentrokan antara negara-negara bekas Soviet, Armenia dan Azerbaijan di perbatasan, sehari sebelumnya.

Tajikistan dan Kirgistan memperdebatkan hampir 1.000 kilometer perbatasan.

Kirgistan, Tajikistan, dan Armenia adalah bagian dari Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO) yang dipimpin Moskow, yang kadang dijuluki "Nato mini Rusia", yang bertugas menjaga perdamaian dan kerja sama keamanan antara negara-negara bekas Soviet.

Tajikistan mengatakan pada  Minggu bahwa 35 warganya tewas dalam bentrokan bersenjata tersebut.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya