Berita

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman/Net

Politik

Kontroversi Pernyataan KSAD Soal "Pengkondisian", Ketum Prodem Desak Komisi I DPR Klarifikasi

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2022 | 13:26 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penyebutan kata "pengkondisian" dalam pernyataan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman dalam merespon ungkapan anggota Komisi I DPR RI Effendi MS Simbolon.

Adapun Effendi menuai protes, setelah menyebut TNI "gerombolan". Protes itu, salah satunya memunculkan desakan agar Komisi I DPR RI dan anggotanya untuk mengklarifikasi.

Desakan tersebut disampaikan Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (Prodem) Iwan Sumule, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (15/9).


Menurut Iwan Sumule, klarifikasi atas pernyataan Dudung sangat penting untuk disampaikan ke publik, terlepas di dalamnya ada perang urat saraf di antara KSAD dengan Effendi Simbolon.

"Efendi Simbolon sudah minta maaf. Tapi, pernyataan Jenderal Dudung, 'Saya tekankan lagi, tidak ada lagi pengkondisian dari Efendi Simbolon untuk minta-minta ke wilayah. Nggak usah takut kita, kalian nggak usah takut', perlu klarifikasi Effendi dan Komisi I DPR RI," ujar Iwan Sumule.

Lebih lanjut, Iwan Sumule memandang kontroversi yang terjadi di antara dua individu yang ditampilkan ke mua publik lewat pemberitaan media erat kaitannya dengan marwah institusi masing-masing.

"Agar pernyataan Jenderal Dudung tidak dikatakan melecehkan lembaga tinggi negara, maka perlu klarifikasi dari Effendi Simbolon dan Komisi I DPR-RI," tambahnya menegaskan.

"Saya tekankan lagi, tidak ada lagi pengkondisian dari Effendi Simbolon untuk minta-minta ke wilayah," demikian Iwan Sumule mencontohkan pernyataan yang harus disampaikan Komisi I DPR RI.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya