Berita

Contoh kartu emas dari skema Ayushman Bharat untuk menjamin kesehatan gratis bagi warga J&K yang tidak mampu/Net

Dunia

Terapkan Skema Ayushman Bharat, Pemerintah J&K Akan Daftarkan Sembilan Juta Warganya untuk Akses Kesehatan Gratis

SELASA, 13 SEPTEMBER 2022 | 16:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Jammu dan Kashmir (J&K) telah menargetkan 9 juta lebih warganya untuk memperoleh layanan kesehatan gratis di bawah skema Ayushman Bharat.

Seperti dimuat ANI News pada Jumat (9/9), skema tersebut diluncurkan pemerintah India untuk merevolusi sektor kesehatan dengan memastikan jutaan orang miskin di wilayah J&K memperoleh perawatan di rumah sakit dengan menunjukkan "kartu emas" atau jaminan kesehatan.

“Di bawah skema ini, telah ada 9.717.471 orang di Jammu dan Kashmir yang akan didaftarkan. Sementara itu, lebih dari 7.500 telah menerima kartu emas dari pemerintah,” kata otoritas J&K dalam sebuah pernyataan resmi.


Menurut pernyataan tersebut, dari total 2.505.625 keluarga, terdapat 2.214.102 keluarga yang setidaknya di dalamnya ada satu orang yang memiliki kartu emas. Sementara 291.523 keluarga lainnya belum memiliki kartu dan dilaporkan masih dalam proses persiapan.

Proses pembuatan kartu emas saat ini menjadi lebih mudah karena dapat dilakukan secara mandiri dengan mengunjungi website setu.pmjay.gov.in. Di dalamnya terdapat sebuah drive khusus yang akan memandu warga untuk menyelesaikan proses pembuatan kartu emas sendiri.

Di bawah skema Ayushman Bharat, pemerintah akan menanggung biaya perawatan, obat-obatan, tes dan lain-lain hingga Rp 94 juta per keluarga setiap tahunnya.

Pemerintah juga telah bekerjasama dengan banyak rumah sakit milik negara hingga swasta yang diberdayakan untuk memfasilitasi pasien pemilik kartu emas memperoleh pengobatan gratis.

Skema ini diterima dengan sangat baik oleh masyarakat luas dan dianggap sebagai langkah besar menuju pemerataan layanan kesehatan untuk semua warga di Jammu dan Kashmir.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat Lampung, Apa Maknanya?

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Safari Politik Jokowi Bukti Kepemimpinan Gibran dan Kaesang Lemah

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Jokowi dan PSI, Duri dalam Daging Pemerintahan Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:09

Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak El Nino 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05

Keiko Fujimori Akhirnya Bernasib Sama Seperti Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:03

KPK Sebut 10 Orang Diamankan dalam OTT Kuansing

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:57

Panitia Minta Jokowi Datang Setelah Acara Adat, Kunjungan Malah Batal

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50

Koperasi Beri Ruang Bagi Mahasiswa Berwirausaha

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:37

Tutup Perdagangan Akhir Bulan: IHSG Merosot ke 5.643, Rupiah Loyo Dekati Rp18 Ribu

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:28

Ketum AHY: Genap 25 Tahun, Partai Demokrat Ingin jadi Bagian Solusi

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:19

Selengkapnya