Berita

Menkeu Sri Mulyani/Net

Politik

Kritik Kenaikan BBM, Dedi Kurnia: Jika Caranya Bebani Masyarakat, Untuk Apa Punya Menkeu Klaim Terbaik di Dunia?

KAMIS, 08 SEPTEMBER 2022 | 05:30 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kebijakan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) karena alasan subsidi BBM jadi beban APBN karena tembus angka Rp 502 triliun mengindikasikan bahwa kinerja Menteri Keuangan Sri Mulyani gagal kelola anggaran.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah berpendapat, jika membaca tren ekonomi yang membaik, semestinya Sri Mulyani mampu menghalau situasi dengan baik pula.

Apalagi, kata Dedi, beberapa waktu lalu ada kondisi di mana Pertamina mengalami keuntungan berlipat.


"Jika kemudian cara yang dipilih membebani masyarakat, lalu untuk apa kita punya Menkeu yang klaim terbaik dunia?" tanya Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (7/9).

Menurut Dedi, pengurangan subsidi yang dilakukan pemerintah jelas kental nuansa kegagalan pengelolaan APBN, bukan semata-mata soal krisis.

Dalam pandangan Dedi, Menkeu seharusnya tidak menjadi jurubicara, tetapi menjadi pembela rakyat dengan cara mengelola APBN dengan sebaik-baiknya dan membantu masyarakat.

Analisa Dedi, alasan yang selama ini mengemuka bukan karena penjualan BBM merugi, tetapi karena APBN yang terbebani.

"Artinya ini murni kebijakan Menkeu untuk dapat mengelola dengan bijak. Dan mengurangi subsidi, jelas terlihat tidak berupaya membantu masyarakat," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya