Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Kebijakan Jokowi Bangkitkan Potensi Dorong Kemajuan Desa

KAMIS, 08 SEPTEMBER 2022 | 00:29 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Perhatian besar terus diberikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam upaya meningkatkan potensi desa. Sejumlah kebijakan yang telah diluncurkan mampu menciptakan kemajuan desa secara signifikan.

Aktivis Kepemudaan Nasional, Karman BM mengatakan, sejak awal kepemimpinan perhatian Jokowi terhadap kemajuan desa begitu besar. Terlihat dari alokasi Dana Desa yang terus meningkat ditiap tahunnya.

Pemerintah sendiri telah menetapkan Pagu Dana Desa tahun 2022 sebesar Rp 68 triliun. Dana Desa tersebut namtinya bakal dialokasikan kepada 74.961 desa di 434 kabupaten/kota seluruh Indonesia.


Karman menyebut besarnya anggaran Dana Desa  telah membawa kemajuan desa yang sekarang dapat terlihat pada era Pemerintahan Jokowi. Kondisi demikian, dia menambahkan, turut menjadi bukti komitmen Jokowi selama ini.

"(Pemerintah) memberikan kewenangan kepada desa untuk melaksanakan pemerintahan di tingkat unit paling terkecil dan juga diberikan kekuasaan untuk mengelola anggaran," ujar Karman di Universitas Andalas, Padang, Rabu (7/9).

Dia menyebut pemanfaatan Dana Desa tidak hanya membawa kemajuan dalam sektor pembangunan. Namun juga bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Tanah Air.

Dampak daripada itu, lanjut dia, dapat mengoptimalkan pelaksanaan pemberdayaan masyarakat. Dia pun berharap agar setiap penyaluran dana desa tepat sasaran sehingga mampu menekan angka kemiskinan di daerah.

"Bagaimana kemudian uang yang sudah digelontorkan oleh pemerintah pusat yang langsung ditransfer ke desa itu bisa efektif. Kemudian ada perangkat evaluasi, di Kementerian Desa yang disebut sebagai Indek Desa Membangun (IDM)," tandas Karman.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya