Berita

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Harga BBM Dinaikkan Jokowi, Mega dan Puan Kok Enggak Nangis?

RABU, 07 SEPTEMBER 2022 | 17:45 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sikap elite PDI Perjuangan terkait kenaikan harga BBM oleh pemerintahan Joko Widodo disorot publik.

Sebab, baik Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri maupun Ketua DPP PDIP Puan Maharani tidak sedramatis di masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang sampai menangis saat harga BBM dinaikkan.

"Jokowi naikkan BBM, Ibu Mega dan Puan kok tidak menangis?" sindir pendiri Jaringan Nusantara (JN), Aam Sapulete dalam keterangan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (7/9).


Melihat perbedaan sikap ini, Aam menilai apa yang dilakukan petinggi PDIP di rezim SBY hanya sekadar mencari simpati dari rakyat. Sebab jika sikap emosional petinggi PDIP benar-benar tulus, maka akan terjadi pula saat Jokowi menaikkan harga BBM.

"Harusnya para petinggi PDIP menunjukkan sikap konsisten seperti yang diperlihatkan di era SBY menolak kenaikan harga BBM. Rakyat jadi bertanya PDIP partai wong cilik ketika mendukung kenaikan BBM di era Jokowi?" jelas Aam.

Padahal, kata dia, kenaikan harga BBM akan berdampak pada berbagai kebutuhan pokok lainnya. Imbas lainnya, angka kemiskinan juga akan meningkat.

Ketidakkonsistenan lainnya yakni soal kebijakan bantuan langsung tunai (BLT). Di pemerintahan SBY, elite PDIP ramai-ramai mengkritik BLT yang digelontorkan SBY.

"Namun kini, BLT dipakai Jokowi sebagai upaya memberikan bantuan terhadap masyarakat yang terdampak kenaikan BBM," tandas Aam.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya