Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Net

Politik

Lemkapi: Kapolri Jadikan Kritik Sebagai Evaluasi Bersihkan Institusi

RABU, 07 SEPTEMBER 2022 | 13:45 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit yang tegas, terbuka dalam menerima saran dan kritik dari masyarakat adalah wujud nyata komitmen membersihkan institusi Polri.  

Demikian antara lain disampaikan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian (Lemkapi) Edi Hasibuan melihat kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin korps bhayangkara saat ini.

“Meski pahit, kritik akan diterima dan dijadikan bahan evaluasi, agar ke depannya Polri semakin Presisi dan dicintai masyarakat,” kata Edi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (7/9).


Edi melihat, Listyo Sigit Prabowo betul-betul ingin membawa Polri menjadi menjadi institusi yang maju dan modern, hal itu ditandai dengan tidak tabu dan anti terhadap kritik serta menerima masukan dari masyarakat.

“Meskipun dihujani dengan berbagai kritik, namun oleh Kapolri hal itu menjadi amunisi untuk terus berbenah diri,” tutur Edi.

Edi kemudian mengulas hasil sejumlah lembaga survei tentang tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Teranyar, Lembaga Survei Indonesia (LSI), menunjukan masyarakat masih menaruh kepercayaan kepada lembaga pimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo itu terutama dalam menuntaskan kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, yang saat ini mendapat sorotan publik.

“Masyarakat mendukung langkah-langkah tegas yang dilakukan Kepolisian sejauh ini,” pungkas Edi.

Diketahui, LSI  melakukan survei di minggu ketiga bulan Juli hingga minggu terakhir Agustus 2022, tingkat kepercayaan publik kepada Kapolri dan institusi Polri trennya kembali menaik sekitar 67 persen hingga lebih 70 persen.

Tinggal 2 atau 5 digit lagi kepercayaan publik pada Kapolri dan Polri kembali ke posisi seperti di bulan Juni 2022, yaitu tingkat kepercayaan publik mencapai sebesar kurang lebih 75 persen.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya