Berita

Aksi penolakan kenaikan harga BBM yang dilakukan HMI MPO/Ist

Politik

Harga BBM Naik, HMI MPO: Inflasi Indonesia Bisa Tembus 9,6 Persen

RABU, 07 SEPTEMBER 2022 | 00:17 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Gelombang penolakan terhadapa kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak  (BBM) bersubsidi terus menguat. Terbaru, Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO), menilai bahwa kenaikan harga BBM akan mempengaruhi inflasi.

Atas dasar kajian, HMI MPO menggelar aksi di depan gedung DPR RI pada Selasa (6/9). Mereka menolak kenaikan harga BBM dan transparansi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Ketua Umum PB HMI MPO, Affandi Ismail Hasan, mengungkapkan, kenaikan harga BBM ini akan berdampak pada bertambahnya inflasi. Apalagi, inflasi yang dialami oleh Indonesia saat ini nyaris menyentuh angka lima persen.


Bagi Afandi, kenaikan sekitar 30 persen harga BBM ini akan mengerek angka inflasi sebesar 3,6 persen, dimana setiap kenaikan 10 persen BBM bersubsidi, inflasi bertambah 1,2 persen.

"Kalaupun harga BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan, maka inflasi diprediksikan akan tetap bergerak menyentuh angka 6 persen pada akhir tahun 2022 ini. Artinya jika inflasi naik 3,6 persen sebagai dampak kenaikan harga BBM bersubsidi, maka secara total inflasi Indonesia akan mencapai 9,6 persen. Kenaikan inflasi ini akan sangat memberatkan masyarakat Indonesia," tambahnya.

Affandi juga menuturkan bahwa kenaikan harga BBM bersubsidi sangat berdampak bagi masyarakat, terlebih saat ini perekonomian masyarakat masih berada dalam tahap pemulihan pascapandemi.

Pihak HMI MPO, kata Affandi, menyadari betul bahwa kenaikan harga BBM, khususnya yang bersubsidi yaitu Pertalite dan Solar akan sangat berdampak pada masyarakat.

“Kami datang kesini juga untuk menuntut janji manis Bapak Presiden Jokowi, yang berjanji tidak akan menaikan harga BBM sampai berakhir masa pemerintahannya," ujarnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya