Berita

Menteri Luar Negeri Timor Leste, Aurelio Gutteres dalam webinar yang digelar Indonesia Strategic and Defense Studies (ISDS) bertemakan "Refleksi 17 Agustus: Politik luar negeri Indonesia di mata negara sahabat" pada Rabu, 31 Agustus 2022/Repro

Dunia

Indonesia Tak Terpengaruh Tekanan Mana Pun, Timor Leste Apresiasi Politik Bebas Aktif

KAMIS, 01 SEPTEMBER 2022 | 08:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sistem diplomasi Indonesia yang berpegang teguh pada sikap politik bebas aktif diapresisasi Timor Leste sebagai langkah yang tepat untuk memajukan peradaban dan perdamaian.

Begitu yang dikatakan oleh Menteri Luar Negeri Timor Leste, Aurelio Gutteres dalam webinar yang digelar Indonesia Strategic and Defense Studies (ISDS) bertemakan "Refleksi 17 Agustus: Politik luar negeri Indonesia di mata negara sahabat" pada Rabu (31/8).

"Tak terpengaruh dengan tekanan Barat, Indonesia tidak ikut memberi sanksi kepada Rusia. Di kawasan Asia Pasifik, Indonesia juga sangat dihormati karena mendorong dialog untuk meningkatkan kerjasama perdagangan dan keamanan regional," jelasnya.


Terlepas dari sejarah yang buruk di masa lalu, Aurelio menekankan hubungan Timor Leste dengan Indonesia tetap dekat dan terawat.

"Timor Leste pernah menjadi bagian dari Indonesia. Suasana dan bahasa NKRI masih melekat di negara kami. Sejarah kelam di masa lalu, telah menjadi pengalaman berharga yang mengantarkan rakyat kedua negara untuk dapat hidup berdampingan dan rukun," ujarnya.

Hubungan kedua negara yang baik, mendorong kesiapan Timor Leste untuk bekerjasama dengan Indonesia baik di ranah regional maupun global untuk masa depan yang lebih baik.

Aurelio menyebut banyaknya kerjasama yang terjalin antara Indonesia dan negaranya, termasuk pada bidang ekonomi, pendidikan, pertahanan, keamanan, teknolog dan telekomunikasi.

"Khususnya di bidang pertahanan dan keamanan, perbatasan Indonesia dan Timor Leste menjadi yang paling aman di dunia karena belum pernah terjadi konflik," pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya