Berita

Gazprom Rusia/Net

Dunia

Tak Sepakati Kontrak, Gazprom Rusia Kurangi Pasokan Gas ke Prancis

RABU, 31 AGUSTUS 2022 | 13:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perusahaan energi milik Rusia, Gazprom, kembali melakukan pengurangan pasokan ke Prancis. Langkah tersebut dilakukan setelah kontrak dengan perusahaan Prancis, Engie, tidak mencapai kesepakatan.

Menurut Engie, Gazprom mulai mengurangi pasokannya pada Selasa (30/8) sebagai imbas dari perselisihan kontrak antara kedua perusahaan.

Engie mengatakan sebelum kebijakan baru diberlakukan, pengiriman gas dari Rusia sudah cukup munurun seiring dengan memanasnya konflik di Ukraina.


"Saat ini pasokan bulanan hanya 1,5 tera-watt hours (TWh), dibandingkan dengan total pasokan tahunan Engie sebelumnya yang lebih dari 400 TWh," ujar Engie, seperti dimuat Xinhua.

Perusahaan asal Prancis itu menyatakan telah mengamankan volume pasokan untuk dapat mengurangi dampak dari gangguan pengiriman Gazprom.

Berbeda dengan Engie, Gazprom mengklaim pihaknya sepenuhnya akan menghentikan pengiriman gas ke Prancis mulai Kamis (1/9) karena gagalnya pembayaran.

Pada 14 Juli lalu, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan negaranya tengah berusaha untuk meningkatkan pasokan energi dengan mencari gas di tempat lain, termasuk di Aljazair, Amerika Serikat, Qatar, dan Norwegia.

Pada awal Agustus, Menteri Transisi Energi Prancis, Agnes Pannier-Runacher mengumumkan cadangan gas untuk musim dingin sudah terisi 80 persen penuh dan akan mencapai 100 persen pada 1 November mendatang.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya