Berita

Presiden Joko Widodo saat mengajak Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto olahraga bersama di Istana Bogor, beberapa waktu lalu./Net

Publika

Pidato di Acara Bravo 5, Kode Jokowi Buat Airlangga Nyapres

OLEH: LALU MARA SATRIAWANGA
SENIN, 29 AGUSTUS 2022 | 16:49 WIB

ELEKTABILITAS tinggi bukan harga mati nyapres! Begitu pesan tersirat dari pidato Presiden Jokowi dalam acara Rapimnas simpul relawan organisasi Pejuang Bravo 5 di Ancol, Jumat 26 Agustus 2022. Mereka yang elektabilitasnya tinggi belum tentu diusung. Kalau parpolnya enggak mau, gimana?   

Pernyataan Presiden Jokowi ini tentu ada bobotnya. Meski tak lagi mencalonkan di pilpres 2024, Jokowi diyakini bakal menjadi salah satu sosok penentu (king maker) capres-cawapres 2024, diluar para ketua umum parpol, seperti Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianto, Airlangga Hartarto, Surya Paloh dan lainnya.

Jokowi menekankan modal elektabilitas tinggi belum tentu menjamin tiket capres-cawapres. Ibarat peluru tanpa senapan, panah tanpa busur, tanpa kendaraan sulit mencapai tujuan. Apalagi, konstitusi mensyaratkan capres-cawapres diusung oleh parpol atau gabungan parpol yang telah memenuhi syarat. Titik.


Pernyataan Presiden Jokowi ini berbanding terbalik 180 derajat dari pernyataan sebelumnya. Dalam sesi wawancara khusus dengan Pemimpin Redaksi tvOne, Karni Ilyas, Jokowi mengatakan capres mendatang tak beda jauh dari hasil survei yang ada.

Diketahui, dari hasil survei capres hanya Prabowo Subianto, kader organik parpol, yang memiliki elektabilitas tinggi. Selebihnya, AHY, Cak Imin, Airlangga, Puan dan lain-lain memiliki elektabilitas di bawah Prabowo, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan yang selama ini mendominasi.

Kembali ke konstitusi: Paslon capres-cawapres diusulkan oleh parpol atau gabungan parpol yang telah memenuhi persyaratan. Parpol punya bobot besar dalam menentukan capres-cawapres.

Karenanya, pernyataan Presiden Jokowi merupakan sinyal peluang bagi kader organik parpol untuk maju sebagai capres-cawapres: Kode keras buat Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto untuk maju nyapres!

Tentu sebagai kader Partai Golkar, kita bergembira.

Airlangga punya kans untuk maju capres. Dia pembantu Presiden Jokowi sebagai Menko Perekonomian, ketua umum partai Golkar -- partai terbesar kedua di parlemen dengan perolehan 85 kursi atau 14,78 persen di DPR RI.

Posisi tawar Airlangga lainnya juga sangat menguntungkan. Airlangga pionir/dirigen Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama PAN dan PPP, layak namanya tertera dalam boarding pass capres dari KIB.

Boleh jadi apa yang disampaikan Presiden Jokowi di depan Rapimnas Bravo 5 bisa ditafsirkan sebagai kode keras bagi Menko Perekonomian Airlangga. Karena soal elektabilitas sudah jadi nomor sekian di mata Presiden Jokowi.

Nah, Modal Airlangga bukan saja ketua umum Partai Golkar, konduktor utama poros koalisi KIB. Tapi dia diyakin bisa menjami kelanjutan  program Pak Jokowi.

Namanya juga politik: Intinya ojo kesusu, kata Presiden Jokowi. Politik juga bisa berubah setiap saat, dan sekecil apapun peluang bisa terjadi. Jadi jangan terbuai dengan tingginya elektabilitas. Ibarat pertandingan sepakbola, gol kemenangan bisa tercipta/terjadi di menit akhir!

Penulis adalah Wakil Sekretaris Dewan Pembina Partai Golkar.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya