Berita

Kapal Induk INS Vikrant Buatan India/Net

Dunia

Bulan Depan, India Akan Uji Coba Kapal Induk Buatan Lokal INS Vikrant

SENIN, 29 AGUSTUS 2022 | 08:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Untuk memastikan perdamaian dan stabilitas di wilayah Indo Pasifik, Angkatan Laut (AL) India akan segera mengoperasikan kapal induk produksi dalam negeri INS Vikrant yang akan berkontribusi pada upaya penjagaan kawasan.

Wakil Kepala Angkatan Laut India,  Laksamana S N Ghormade, pada Kamis (25/8) mengatakan INS Vikrant akan diujicobakan kepada AL India pada sebuah acara di Kochi yang akan dihadiri oleh Perdana Menteri Narendra Modi pada 3 September mendatang.

"AL India akan memiliki kapal induk dalam negeri pertamanya dan commissioning atau pengujian operasional kapal induk akan menjadi hari yang tak terlupakan karena secara signifikan turut meningkatkan kemampuan maritim negara," ungkapnya seperti dimuat dalam Rediff News.


Ghormade menyatakan penugasan INS Vikrant akan menjadi peristiwa bersejarah dan menjadi simbol persatuan nasional, karena komponen kapal berasal dari sebagian besar negara bagian.

Pada Juli lalu, INS Vikrant telah menyelesaikan uji coba laut fase keempat. Dengan pembangunannya, India telah menjadi bagian dari kelompok negara terpilih yang memiliki kemampuan khusus untuk merancang dan membangun kapal induknya sendiri.

INS Vikrant yang telah dibangun sejak 2009 lalu, memiliki kecepatan tertinggi sekitar 28 knot dan kecepatan jelajah 18 knot dengan daya tahan sekitar 7.500 mil laut. Kapal induk ini memiliki panjang 262 meter, lebar 62 meter, dan tinggi 59 meter.

Kapal induk pertama milik India ini dibangun dengan biaya sekitar Rp 3,7 triliun dan memiliki lebih dari 2.300 kompartemen, dirancang untuk awak sekitar 1.700 orang, termasuk kabin khusus untuk petugas wanita.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya