Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kena Serangan Siber Besar-besaran, Montenegro Tunjuk Hidung Rusia

MINGGU, 28 AGUSTUS 2022 | 11:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Montenegro mencurigai keterlibatan Rusia dalam serangan siber besar-besaran yang menargetkan situs web dan infrastruktur pemerintah untuk kedua kalinya dalam sepekan terakhir.

Anggota Badan Keamanan Nasional Montenegro yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan infrastruktur negara kembali menjadi sasaran serangan siber Jumat pagi (26/8). Dinas keamanan Rusia dicurigai terlibat dalam serangan ini.

"Serangan siber dalam skala sebesar ini belum pernah terjadi sebelumnya. Tentunya ini perlu disiapkan dalam jangka waktu yang lama," ujarnya, seperti dimuat Radio Free Europe.


Pada 23 Agustus lalu, serangan pertama terjadi dengan menargetkan struktur IT pemerintah. Saat ini kementerian dalam negeri dan kantor kejaksaan agung terlibat dalam penyelidikan.

Dalam cuitannya, Menteri Administrasi Publik, Maras Dukaj  menuturkan serangan siber diarahkan pada infrastruktur IT pemerintah, dan otoritas negara menjadi target utamanya.

"Beberapa layanan telah dinonaktifkan sementara waktu karena alasan keamanan tetapi data warga dan bisnis aman. NATO sebagai sekutu Montenegro juga telah diberitahu," jelas Dukaj.

Dalam beberapa tahun terakhir, badan keamanan negara Rusia telah dituduh terlibat dalam berbagai serangan peretasan dan serangan siber yang menargetkan pemerintah serta bisnis Barat.

Pihak Rusia membantah terlibat dalam serangan siber yang ditargetkan pada pemerintahan Montenegro.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya