Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kesepakatan Nuklir Iran Hampir Rampung, Arab Saudi Ancam AS Potong Produksi Minyak

MINGGU, 28 AGUSTUS 2022 | 06:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Arab Saudi mengeluarkan peringatan kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden terkait kemungkinan pemotongan produksi minyak yang dinilai sebagai kekhawatiran terhadap kesepakatan nuklir Iran yang akan segera rampung.

Arab Saudi baru-baru ini mengatakan akan memimpin negara-negara penghasil minyak di OPEC+ untuk memangkas produksi demi menstabilkan pasar.

Pada Senin (22/8), harga minyak Brent Crude turun di bawah 100 dolar AS per barel. Namun harga naik menjadi 102 dolar AS per barel pada Kamis (27/8).


Dimuat The Financial Times, peringatan Arab Saudi terkait dengan kesepakatan nuklir Iran yang hampir selesai. Dengan kesepakatan itu, minyak Iran diperkirakan akan kembali ke pasar global dan membuat khawatir Arab Saudi.  

"Ada juga prospek potensi kembalinya barel Iran (yang) merupakan elemen destabilisasi bagi duopoli Saudi-Rusia di OPEC+," kata wakil presiden IHS Markit Experts, Roger Diwan.

Arab Saudi telah berulang kali mengabaikan panggilan dari Biden untuk meningkatkan produksi. Sementara embargo atas impor energi Rusia telah menaikkan harga energi di Barat, memicu krisis biaya hidup.

Selain Arab Saudi, Irak dan Kuwait juga mendorong kenaikan harga minyak.

Kesepakatan nuklir antara Iran dan AS untuk membatasi pengayaan uranium Teheran dengan imbalan pencabutan sanksi semakin mendekati finalisasi.

Jika kesepakatan terwujud, Teheran dapat meningkatkan pasokan ratusan ribu barel per hari pada akhir tahun, menurunkan harga global.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya