Berita

Ganjar Pranowo bersama Gubernur Khofifah di tengah mahasiswa baru Unair/Ist

Politik

Datangi PKKMB Unair, Ganjar Langsung Diteriaki "Tugiman"

SABTU, 27 AGUSTUS 2022 | 23:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kehebohan terjadi pada acara penutupan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Airlangga, di Airlangga Convention Center, Sabtu (27/8). Ribuan mahasiswa tak menyangka, acara mereka dihadiri Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Saat Ganjar memasuki ruangan, ia langsung disambut dengan teriakan ribuan mahasiswa. Bukan berteriak memanggil nama asli Ganjar, mereka justru kompak memanggil nama beken Ganjar. "Tugiman... Tugiman... Tugiman...," teriak mereka serempak.

Tugiman merupakan nama panggilan Ganjar usai videonya bersama dua anak kecil viral di media sosial TikTok.


Pantauan Kantor Berita RMOLJatim, teriakan Tugiman kembali menggema ketika Ganjar mendekat dan menyalami mahasiswa. "Pak Tugiman, Pak Tugiman. Pak Foto pak, salaman pak," teriak ribuan mahasiswa baru Unair itu menyambut Ganjar.

Ganjar hanya tertawa dengan panggilan Pak Tugiman itu. Dengan ramah, ia menyalami mahasiswa-mahasiswi baru itu sambil menanyakan asal daerah masing-masing.

"Saya dari NTT pak, Papua, Lampung, Banyuwangi pak," teriak mahasiswa baru itu.

Suasana penutupan PKKMB Unair memang berlangsung meriah. Tak hanya memberikan motivasi, Ganjar bersama pembicara lain yakni Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa juga mengajak 8.700 mahasiswa baru Unair itu ambyar bareng menyanyikan lagu 'Ojo Dibandingke' karya Abah Lala dan lagu 'Kemesraan' Iwan Fals.

Ganjar juga memanggil beberapa mahasiswa untuk berdialog bersama. Seperti biasa, ia memberikan hadiah berupa laptop, handphone, sepeda, atau buku.

"Iya, saya melihat semangat anak-anak muda ini hebat. Mudah-mudahan kawan-kawan yang sudah tidak mudah masuk ke Unair karena memang saingan sangat ketat, mereka bisa memanfaatkan kampus ini untuk mengembangkan diri menggapai cita-cita," kata Ganjar.

Ganjar juga berpesan agar karakter mahasiswa baru itu harus dibentuk. Karakter itu adalah mampu berdikari, peduli pada sesama, dan mencintai bangsa dan negaranya.

"Juga saya sampaikan, apapun hasil mereka bisa di sini, itu ada pengorbanan orangtua. Maka kamu harus hormat betul, minta restu orangtua dan selalu minta doa mereka," ucapnya.

Selain itu, ia juga berharap Unair mampu membimbing mahasiswa baru itu untuk menjawab tantangan masa depan yang sangat berat. Situasi dunia global saat ini menjadi salah satu tantangan terberat yang harus dihadapi.

"Maka mahasiswa harus mengoptimalkan betul potensi yang ada, dengan kolaborasi bersama, didampingi dosen-dosen yang hebat ini. Saya harap kampus bisa memberikan talent scouting mencari bakat anak-anak hebat ini agar bisa optimal," pungkasnya.

Sementara itu, Rektor Unair, Prof. Mohammad Nasih mengucapkan terimakasih atas kehadiran Ganjar ke kampus Unair. Menurutnya, ini peristiwa langka di mana para tokoh nasional bisa berkumpul dan memberikan motivasi kepada mahasiswa baru.

"Terimakasih banyak Pak Ganjar, Bu Khofifah yang sudah berkenan hadir. Di sela waktu beliau-beliau yang sangat sibuk sekali, bisa menyempatkan hadir ke sini. Ini luar biasa, jadi kalian mahasiswa baru harus benar-benar memanfaatkan momentum ini untuk belajar dari tokoh-tokoh nasional ini," katanya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya